Love Story

Love Story

  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 22, 2018
Malam itu, aku yang sedang asyik bermain hp, seketika terkejut ketika melihat seseorang yang spesial mengikutiku. Boooommm,jantungku berdebar kencang,aku serasa terbang dilangit ketujuh.waktu itu,aku berpikir bahwa akulah orang terbahagia seantero bumi.seperti biasanya disekolah,aku dan dia tidak pernah saling senyum sedikitpun.tapi itu sudah terbiasa bagiku. Apakah kalian tau?,ketika dia lewat didepanku, yeahhhh jantungku lepas dari tempatnya eh ga deng jantungku disko dan menari didalam tubuhku.selama 6 tahun aku menyukainya,banyak orang bilang,perasaan dia kepadaku juga sama, namun sikap dia kepadaku tidak mencerminkan apa yang dikatakan orang kepadaku.aku pun ragu,aku juga pernah melihat dia menatapku lamaaa sekali.itu u yang membuatku ragu dengannya.ketika aku masih kecil,kami sering bermain bersama,setiap hari,pada saat itulah hatiku jatuh kepada dia.Namun aku pernah mendengar bahwa dia suka sama temanku.arghhh hatiku hancur berkeping-keping.sudah lama dia bersikap seperti ini kepadaku.sejak itu aku sadar bahwa "kita tidak boleh terlalu mengejar orang yang belum tentu dan tidak pasti secara berlebihan karena hal itu dapat menjatuhkan kita kelubang yang paaling dalam" ... Cerita ini berdasarkan kenyataan..
Todos los derechos reservados
#192
cry
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • You're Here, But Not For Me
  • KERLIP BINTANG CINTA
  • SHETAN
  • Secret Admirer
  • Semu [Completed]
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Secret Famous Girl
  • Kamu
  • THE CLIMB [Completed]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido