We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Everything Has CHANGED

Everything Has CHANGED

  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Rasanya kehidupan Claria sangatlah membuat orang iri. Selain mempunyai sahabat sahabat yang peduli, Claria juga mempunyai kedua orangtua yang membuatnya tak pernah merasa kekurangan apapun. Tapi entah angin apa yang membawa itu semua pergi. Kehidupannya justru berubah ketika dia beranjak dewasa. Semakin dewasa dia malah semakin merasa kehidupannya hancur secara perlahan. Apakah semuanya akan kembali seperti semula, atau malah kebalikannya?
All Rights Reserved
#989
cuek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekeping Hati yang Terluka
  • Constellations From The Room
  • Where Are You?
  • Journey Of Love
  • AMERTA : The Last Embrace
  • CERITA CINTA PUTIH BIRU
  • My Duchess / End
  • Blurred Lines
  • Surat Untuk Reno

Salahkah kami jika kami merindukan kasih sayang dan perhatian orangtua? Salahkah kami jika kami mencoba menarik perhatian mereka dengan mencoba berbagai cara? Salahkah kami jika pada akhirnya kami mungkin menyerah karena lelah? Mama, papa, dimana kalian saat kami perlu bimbingan kalian dalam meniti tangga kehidupan kamu? Camelia, Claudia, dan Clarisa adalah tiga orang sahabat yang berteman dengan awal yang aneh. Mereka saling menjaga, saling memahami, dan saling membantu. Bagi orang dewasa, mungkin yang mereka alami bukanlah masalah besar. Bagi orang dewasa, mungkin masih ada hal-hal lain yang lebih penting untuk ditangani. Tapi bagi mereka, kaum remaja, ini adalah masalah hidup dan mati. Ini adalah masa depan. Setiap langkah yang diambil, dipenuhi, baik oleh diri sendiri maupun orang lain, semua, adalah mengenai meniti masa depan. Bagaimana jadinya hidup mereka karena pola asuh yang salah dari orangtua? Bagaimana mereka harus melawan tekanan alam bawah sadar saat mereka harus memilih sikap antara hati dan logika tanpa mereka pernah diperkenalkan dengan apa yang baik dan benar? Bagaimana jadinya saat mereka merasa saling membutuhkan namun terpecah oleh satu sosok tampan yang mengoyak kebersamaan mereka? Akankah mereka menemukan akhir yang bahagia seperti selayaknya anak remaja yang lainnya? Atau mereka memiliki jalan lain untuk ditempuh? Salahkah mereka? Atau bukan salah siapa-siapa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines