Rangkaian dalam gelap

Rangkaian dalam gelap

  • WpView
    Membaca 278
  • WpVote
    Vote 21
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 2, 2018
Sebelum ini, aku pernah merangkai nya sendiri. Jauh sebelum ada dia, Bahkan sampai sekarang rangkaian itu masih ada. Tapi kali ini, ia aku letakkan amat berbeda. Disebuah ruang yang amat gelap tanpa ada satu orangpun yang tau kecuali aku. Aku takkan ingin ia diperlihatkan lagi. Tapi percuma, segelap apapun ruangannya, sejauh apapun aku meletakkannya. Ia sudah ku rangkai. Sebelum ini, aku pernah berusaha untuk semuanya. Sampai akhirnya aku berada di posisi yang tak pernah aku bayangkan. Aku perlahan berusaha membangunkan diriku lagi, seperti pertama sebelum aku merangkainya. Tahap pertahap aku bangkit, aku berusaha untuk tetap baik-baik saja disetiap kondisiku. Perlahan aku mulai bisa menerima kenyataannya. Bahwa dia memang bukan untuk ku rangkai. Mungkin hanya sekedar pengisih cerita hari-hari lampau ku. #TBC ya
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#978
ceritakita
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Regrets of Love
  • Ilusi
  • Remaja
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • AURORA
  • Perihal Waktu
  • Epiphany [Completed]
  • GREENSTA [END]
  • Cerita Tentang Kita

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan