Story cover for Off Side by Rya_Navisha
Off Side
  • WpView
    Bacaan 108,373
  • WpVote
    Undian 2,682
  • WpPart
    Bahagian 14
  • WpView
    Bacaan 108,373
  • WpVote
    Undian 2,682
  • WpPart
    Bahagian 14
Cerita Lengkap, Pertama kali diterbitkan Apr 23, 2018
Matang
Bagaimana rasanya bila tiba-tiba dirimu bangun tidur di tempat asing bersama orang yang sungguh ingin kamu hindari. Kamu pasti akan berteriak, memaki, menendang, melempar bahkan jika didekatmu ada benda tajam, kamu pasti akan membunuh orang itu seketika?
Ini cerita seperti dalam permainan sepak bola terkadang bola yang kita operkan bisa terjebak offside dan kisah ini terinspirasi dari kisah permainan bola, mau tau offside-nya gimana? Di baca ajalah...nggak suka bisa juga koment heheheh...Rya menerima segala keluh kesah...
Hak Cipta Terpelihara
Daftar untuk menambahkan Off Side pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
Garis Panduan Isi
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Restart In Italy cover
Cerita Satu Sisi cover
Crazy AlphaxAlpha Boyfriend  cover
Wanita Idaman Suamiku cover
MY WIFE IS MODEL cover
[COMPLETED] 7 Days cover
POSITIF (END) cover
Isi Kepala cover

Restart In Italy

22 bahagian Cerita Lengkap

[ COMPLETED & PRIVATE ] Kepercayaan Vanya terjun bebas ke bawah setelah melihat Alex bermain dengan wanita lain. Bukan hanya kepercayaan, kasih sayang, kesetiaan, rasa Cinta yang melekat, semuanya pupus perlahan. Jauh-jauh ke Spanyol dan melihat kejadian seperti itu dengan sangat jelas Vanya hancur sejadi-jadinya malam itu, melarikan diri ke club malam dan minum berkali-kali, sampai ia mabuk berat karena kadar alkohol yang tinggi Dan bertemu Raymond, awalnya Vanya pembuat susah bagi Raymond. Vanya hanya akan selalu Menyulitkan bagi Raymond. Alex yang selalu mengejar Vanya untuk meminta balikan, tapi hati Vanya selalu menolak dengan otaknya yang terkadang setuju. Vanya bimbang. Ragu. Bingung. Dan Raymond yang sulit dibaca. Vanya memutuskan untuk mengulang semua dari awal di Italy, biarkan hati ini luka, dengan goresan yang mendalam dan ketidakmampuan dirinya sendiri untuk mengobati luka itu. "Itu memang benar adanya, tapi aku sudah terlanjur, terlanjur lewat dari batas kehidupanku." terjadi jeda sebentar, "Dan menetap di kehidupanmu." tatapan mata lawan bicara nya tidak pernah lepas dari manik mata Vanya. Dia tidak pernah sekalipun berpaling. Dan Jawabannya yang sangat tegas. Dengan sekuat tenaga, Vanya berusaha menahan air matanya agar tak tumpah lagi di hadapan cowok itu, walau nada bicaranya sudah gemetar. "Kalau begitu keluar. Keluar dari kehidupanku." ©copyright 2016 by Bigwhiteroom