FORCED TO BRING LOVE

FORCED TO BRING LOVE

  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 137
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Cintaku memang terpaksa dengannya tetapi karna keterpaksaan itu aku menjadi benar-benar jatuh cinta. Baru pertama kali itu aku merasakan cinta, kepergiannya membuatku bersedih dari luar dan kepergiannya juga membuatku berteriak dari dalam. Tidak ada kata lain yang dapat kuberikan, selain: "Penyesalanku menjadi gemerlapan di siang hari", dan "Kerinduanku menjadi malam yang sunyi, bagai bumi yang tiada bunyi", serta "Hati menjerit, untuk memanggilnya kembali, namun tidak bisa untuk kedua kali". Itu kata-kata yang terucap dari mulutku selama ini, memang aku belum bisa move on apalagi tidak memikirkannya, melihat wajahnya di taman kami belajar, membuatku ingin menjadi pacarnya kedua kali, walaupun banyak cowok yang menggodanya ia tetap bersikap seperti biasanya. Ramah, sopan, baik, cantik, anggun dan banyak lagi lainnya. Matanya indah dengan bulu mata yang lebat, bibirnya seperti orang yang lagi malu-malu, kulitnya bagaikan sutra yang tersentuh lembut, sifatnya bagai pohon yang rindang dan ibadahnya bagai jalan yang lurus tanpa berbelok, itulah dia. Namun, apakah sekarang masih seperti itu... Apakah ia mau menerimaku yang kedua kali?... dan bagaimana kisah kami selanjutnya.
All Rights Reserved
#283
pdkt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • ABIAN HALA
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • THE UNYIELDING  [END]
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Antara Aksara dan Kata

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines