Story cover for AzkaDina by AndiniAndini555
AzkaDina
  • WpView
    Reads 2,424
  • WpVote
    Votes 585
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 2,424
  • WpVote
    Votes 585
  • WpPart
    Parts 9
Complete, First published Apr 23, 2018
"Jadi cowok jangan kurang ajar!" Teriak Azka, dengan amarah yang sudah memuncak.

Dina hanya menangis, dibalik punggung Azka.

Reza langsung menepuk bahu Azka, "Emang lo bisa apa? Mukul gue? Berani?"

"Jangan sok jadi pahlawan. Lo jatuh aja langsung masuk rumah sakit," lanjut Reza, dan meninggalkan rooftop sekolah.
All Rights Reserved
Sign up to add AzkaDina to your library and receive updates
or
#107frustasi
Content Guidelines
You may also like
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Because ILY [Completed] by RikaAnanda786
51 parts Complete
Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa
You may also like
Slide 1 of 10
DIANA IS MINE (COMPLETED)✔ cover
Gebetan (Crush) [COMPLETED] cover
AZKARA dan KANIA (End) cover
GASA [end] cover
COMPLICATED cover
DANADYAKSA cover
Arsyilazka cover
Because ILY [Completed] cover
BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)  cover
Tentang Dirimu yang hilang  cover

DIANA IS MINE (COMPLETED)✔

27 parts Complete

Dua bocah kecil terlihat sedang berboncengan naik sepeda dipekarangan rumah, namun sepeda yg mereka naiki melindas batu sehingga mereka berdua terjatuh. Gadis kecil itu menangis sambil memegangi lututnya yg terluka, anak laki² yg tadi mengendarai sepeda langsung menunjukkan wajah paniknya "Putri jangan nangis donk, maafin Rama ya gak hati² bawa sepedanya" ucap anak laki² itu, gadis itu tetap menangis kemudian anak laki² itu memeluk gadis kecil tersebut sambil mengelus elus rambutnya "Jangan nangis lagi Putri, maafin Rama ya?" karena merasa tenang apabila berada dipelukan anak laki² itu gadis kecil itu akhirnya berhenti menangis "Rama gak salah kok, Putri nangis karna lutut putri sakit" jawab gadis kecil itu "Setelah ini Rama janji akan jagain putri, I'll protect you, promise. Skrg ayo Rama bantu berdiri kita obatin sama Mama km ya" ---------------------------- "Terkadang rasa sayang itu ngga bisa lo umpetin selamanya"-DA