Tidakkah tak apa jika kita jahat... sekali saja? Zahira hanya ingin dikenal karena kelebihannya. Karena usahanya. Karena dirinya. Namun, kapan? Bahkan orang tuanya pun lebih sering meremehkan daripada mendukung, seolah apa pun yang ia lakukan tak akan pernah cukup. Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman, justru menjadi luka pertama yang menolak sembuh. Hingga ia memasuki SMA Negeri Tunas Widara. Di sanalah segalanya berubah. Pertemuan demi pertemuan yang awalnya terasa biasa, ternyata menyimpan makna. Ada hal yang ingin Tuhan sampaikan melalui mereka-murid-murid istimewa di kelas Isvara. Tapi hidup bukan sekadar tentang pertemuan. Ada badai. Ada kehilangan. Ada luka yang tak semua bisa bertahan. *** Siapkah kamu masuk ke dalam badai ini, dan melihat siapa yang masih hidup saat semuanya usai? ------------------------------------------------------------------------ ⚠️STOP PLAGIARISME
More details