Cinta bersemi di langit pesantren

Cinta bersemi di langit pesantren

  • WpView
    Reads 277
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 24, 2018
Amalia nadia putri seorang anak yang berwajah manis, cerdas, dan sedikit nakal. Semuanya berjalan lancar sampai suatu ketika dia dimasukkan ke pesantren oleh orang tuanya. Akan tetapi, dia harus dimasukan oleh orang tuanya ke sebuah pondok pesantren dengan puluhan kenakalan remaja dan berbagai kasus yang telah dilakukanya. "Ya allah aku ingin keluar dari sini !" "Aku sudah tidak betah disini !" Dengan model pembelajaran Islamic boarding school (IBS) yaitu sebuah sistem dimana seluruh santri wajib tinggal di asrama. Berawal dengan mencintai seorang lelaki bermata sipit dan berbibir tipis yang selalu mengganggu hatinya. Bahkan dia mendapatkan kesempatan untuk mendapat beasiswa kuliah di negeri paman sam dan predikat santri terbaik yang disandangnya dapatkah mengantarkanya ke masa depan yang cerah ? ataukah kelam ? simak lanjutan ceritanya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta Aisyah
  •  Rumah untuk pulang
  • organisasi mempertemukan kita
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • tak kan kubiarkan kau menjerit
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]

Takdir seorang gadis cantik yang ingin masuk pesantren tetapi, keluarganya tidak mendukung karna masalah ekonomi, Yah, gadis itu bernama NUR AISYAH AQILAH biasa di panggil AISYAH, umurnya baru menginjak 16 tahun, dia sangat ingin melanjutkan sekolahnya di pesantren tetapi ekonomi keluarganya kurang mendukung Tetapi takdir berkata lain.... ketika dia sedang rekreasi di kota Makassar, dia tidak sengaja melihat seorang perempuan paruh baya yang menyebrangi jalan, dan tidak melihat mobil yang sedang melintas ke arahnyaa..... DANNNN Tinnnnn Tinnnnn "TANTE AWASS" Aisyah berlari dan langsung menarik perempuan tersebut hingga mereka terjatuh di pinggir jalanan "ALLAHUAKBAR" "hampir aja" ucap aisya dalam hati, dan dia pun menghampiri perempuan tersebut "Astagfirullah Astagfirullah Astagfirullah" ucap perempuan paruh baya tersebut beristighfar "Tente nggak apa apa" ucap Aisyah khawatir wanita paruh baya itupun menatap Aisyah dan langsung memeluknya "Terimakasih nak, Terimakasih banyak telah menolong saya" ucapnya "sama sama tente, udah seharusnya sesama manusia harus saling menolong, dan ini juga berkat Allah yang menolong tante, saya cuman melaksanakan perintahnya" ucap Aisyah yang mengusap pundak wanita itu "UMMIII" kedua wanita tersebut menoleh ke arah suara itu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines