Time
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 16, 2018
Kali ini kamu sudah melangkah jauh. Sudah beranjak dari tempat duduk mu. Selama kamu melangkah aku berharap kamu akan selalu ingat waktu yang telah berlalu. Karena harapan ada di depan, dibalik matahari yang bersinar namun aku akan selalu ada meski matahari mulai terbenam. Selamat ulang tahun sayang, Aku berharap benda ini bisa mengingatkanmu kapan kamu harus memulai masa depan mu dan kapan kamu harus melihat masa lalu. ^ postingan di atas salah satu kado untuknya, namun kini semua hanya kenangan, karena kebodohanku, aku menghancurkan segala yang telah kita lewati 2 tahun ini. Time: cerita waktu yang kita lewati dari hal indah hingga semua berantakan tak terbendung lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Way to let you go
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Maybe It's You(?)
  • DANGEROUS [JoongDunk]
  • Datang Untuk Pergi
  • Waiting For You [END]
  • Semua Tentangmu
  • Memori Klasik

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines