Terbentur

Terbentur

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 30, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kita terbentur pada satu garis yang sudah semesta atur. Bukannya menerima dan bersyukur, kau malah memilih pergi, memutuskan garis yang hendak ku perjuangkan hingga finish. Kau berlari kencang menjauhiku, untuk kemudian berjalan pelan kembali padaku, seolah menyesal namun nyatanya hidup bersamaku bukan inginmu. Kau kesepian, memintaku untuk menemani sampai seseorang datang. Dan dengan tidak sopannya, kau mengusirku. Kamu yang jahat tapi akunya juga bodoh. Kita serasi, bukan?
All Rights Reserved
#853
bodoh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • Not A Perfect Husband ✔
  • The Allow
  • my perfect revenge (End)
  • Admire Or Love
  • Ku Ingin Kau Kembali
  • EX HUSBAND
  • Andai Kau Tau
  • the protektif wedding

[COMPLETED] WAIT, aku mau ngeWARNING! Dalam cerita ini mengandung kekerasan fisik dan seksual, jadi mohon untuk para pembaca cermatlah dalam memilih cerita. Terimakasih! By : Cierra_An 💔💙 Desc: Ku tahan semua rasa sakit ini demi bisa mendapatkan hati mu dengan utuh. Kamu menyakiti ku terus menerus dengan masa lalu mu meskipun itu hanya untuk balas dendam karena masa lalu mu menyakiti mu. Pernah terlintas untuk pergi dan melepaskan mu untuknya tapi hati ini menolak itu karena kamu adalah separuh hatinya yang harus di miliki dan menyatukan hati mu dan hatiku. Ku sakit melihat mu tertawa dan tersenyum padanya meskipun itu untuk membalas dendam, tapi aku merasa kalau kamu masih memiliki separuh hati mu untuk masa lalu mu itu. Kamu tidak pernah menggenggam tanganku seperti kamu menggenggam tangan masa lalu mu. Kamu juga tidak pernah mencium ku begitu lembut seperti masa lalu mu. Kamu bukan menyakiti fisik ku saja tapi hati ku, dan itu benar-benar sangat sakit dan aku terlihat menyedihkan dalam mencintai mu. Seandainya saja aku bisa pergi dan menghapus nama mu di dalam hidup ku mungkin sekarang aku telah bahagia dengan orang lain tapi dengan bodohnya aku bertahan dan bertahan entah sampai kapan hati ini bertahan dari kesakitan ini. Aku mohon beri sedikit hati mu untuk ku, hanya sedikit agar aku tidak merasa begitu sakit mencintai mu, tapi itu tidak mungkin kan hahaha. "Aku pergi, selamat tinggal" aku sudah menyerah dan mungkin tidak akan kembali pada mu kasih. Selamat tinggal aku menyerah dengan cinta ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines