Story cover for Waiting for the time by GabrielaRenatta
Waiting for the time
  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 25, 2018
Diam lebih baik dari pada menjelaskan yang sebenarnya seperti aku yang hanya bisa memandang mu dalam diamku

Hingga diam itu membuatku geram dan sakit dengan kata kata yang selalu membayangiku 

 Diam dan pasrah yang selalu ada di benakku karna aku tak dapat mengelak jika memang itu kenyataannya yang memang pahit

Aku hanya bisa berharap dan menunggu waktu yang tepat untuk menjelaskannya atau mungkin tidak sama sekali 

Namun kata kata menyakitkan itu selalu membayangi benak ku hingga membuat hati yang kuat ini hancur 
 
_________________________________________

Karang  dan Ombak laut 
 
Itu yang mungkin dapat di gambarkan dari sifat keduanya 

Si batu yang selau diam tanpa kata kata walaupun selau diterpa oleh Si ombak dengan kata kata menyakitkannya itu . 
Setegar , sekuat dan sekeras apa pun batu bila sudah selalu diterpa oleh ombak akhirnya ia akan terkikis sedikit demi sedikit akhirnya ancur begitu saja . 












Maklumi ya ini cerita pertamaku dan tolong dukungannya ya
All Rights Reserved
Sign up to add Waiting for the time to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Queen And Her Devil Boy {Completed) by Yui_Sya
32 parts Complete
Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"
You may also like
Slide 1 of 8
GUNFA cover
Ayesha Transmigration cover
Kaila's Choice: Stay Or Move On? cover
Unspoken Feeling cover
MAHENDRA cover
36 days with you {saida} [End] cover
Dibalik Tawa  cover
Queen And Her Devil Boy {Completed) cover

GUNFA

13 parts Complete

"Gue anter." Ucap Guntur membuat Hayfa menoleh lagi. "Ga, makasih." "Gue gak nerima penolakan." Ujar Guntur menarik tangan Hayfa menuju parkiran. Hayfa menghempas tangan Guntur. "Pemaksa." Cibir Hayfa menatap nyalang Guntur. "Lepas!!" Titah Hayfa, tapi Guntur tidak mempedulikannya. "Lepas kak!" Tidak ada respon. Tetap sama, Guntur terus mencekal kuat tangan Hayfa. Hingga Sampai diparkirkan, Guntur melepas cekalannya. Membuat Hayfa mengusap tangannya kasar, tangannya memerah akibat Guntur. "Lo ga bisa seenaknya maksa maksa gue, gue bilang nggak yah nggak." Sinis Hayfa. "Gue juga udah bilang, gue gak nerima penolakan." "Siapa lo? kenal juga nggak." Ujar Hayfa membuat hati Guntur mencelos. Definisi terluka tapi tak berdarah. "Lo serius gak kenal sama gue?" Tanya Guntur menatap sendu Hayfa. "Kenal sih, lo ketua Osis Venus kan?" "Hm." ~ Hayfa Syahira Putri Bagaskara. Gadis yang dulu selalu ceria, selalu banyak bicara, berubah menjadi gadis dingin dan cuek. Guntur Arya Mahesa, si kang bucinnya Hayfa. Yang berusaha mendekati Hayfa kembali, dan mencoba membuat Hayfa mengingatnya sebagai teman kecilnya lagi. Kira-kira apa penyebab berubahnya seorang Hayfa? dan bisakah Guntur membuat Hayfa mengingat dirinya lagi? Oke,kalo mau tau kelanjutan ceritanya kayak gimana? Pantengin terus aja ygy. ~ Squel dari cerita "GRAY LOVE" Jika ada kesamaan: Nama,tempat dan latar kejadian. Itu semua adalah unsur ketidaksengajaan.