Api Harapan [END Tersedia Versi PDF]

Api Harapan [END Tersedia Versi PDF]

  • WpView
    LECTURES 18,013
  • WpVote
    Votes 2,551
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., oct. 28, 2018
WpInfo
Fanfiction
Naruto
"Naruto... Naruto... Kamu dimana? Aku butuh api..." adalah mantra untuk memanggil roh gadis kecil penjual setangkai korek api dimusim dingin, kau harus membeli setengkai korek apinya jika sudah memanggilnya, jika kau tidak membeli dan malah mengejeknya, maka kau akan mati hangus terbakar api. Tapi, kau bisa memberinya permen, jika kau tidak punya uang.
Tous Droits Réservés
#272
femnaru
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Destiny
  • PKN (Pemilihan Kekasih untuk Naruto)
  • Soulmate
  • Tetaplah Tersenyum (Selesai)
  • HURTIN' | SASUSAKU FF✔
  • The Movie
  • Let's Not Fall In Love (END)
  • ROMEO'S SERIES
  • Kimi To Onaji Mirai Wo (masa depan bersama dirimu)
  • Happier
Destiny

Isekai Bagi Hikari hanya sebuah genre komik yang sering dia baca, tapi apa jadinya jika dirinya sendiri malah terjebak dan mengalami kejadian persis seperti komik dan novel bacaannya. ------------ Jarak di antara mereka hampir hilang. Hinata bisa merasakan napas hangat Shikamaru di atas kulitnya, begitu dekat hingga setiap helaan napasnya mengirimkan sensasi yang menjalar di sepanjang punggungnya. Tangannya masih bertumpu di pinggangnya, menggiringnya dalam gerakan yang seakan hanya mereka berdua yang tahu ritmenya. Lalu, tanpa peringatan, Shikamaru menundukkan kepala sedikit, mendekat ke sisi lehernya, tepat di bawah telinganya. "Hinata..." ------- Tangan Sasuke yang tadi masuk saku sekarang bertumpu di pagar balkon, tepat di sampingnya. Dia tidak menyentuhnya, tapi kehadirannya terasa begitu nyata. Hinata bisa mencium aroma jasnya yang masih menyimpan sisa dingin udara malam. "Dan saat aku seperti ini, kau juga tidak tahu?" Sasuke bertanya lagi, nada suaranya rendah dan dalam. Jari Hinata sedikit mencengkeram gaunnya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu