Ali & Cold Girls

Ali & Cold Girls

  • WpView
    LECTURAS 21,784
  • WpVote
    Votos 801
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 14, 2020
Muhammad Ali Syarief - Good boy, nerd boy, or cold boy... entah apa sebutan yang cocok untuknya, memiliki masa lalu yang menurut orang² itu jarang terjadi tetapi ini benar² terjadi di dalam kisah hidup nya. CINTA...yah terlalu umum memang tetapi hanya karena alasan cinta membuat nya menjadi orang yang lemah, lemah akan cinta pastinya. Sampai² sahabat nya sendiri pun dibuat pusing oleh perubahan sikap Ali Ditambah kembali nya masa lalu yang membuat Ali harus memilih KEMBALI atau MELUPAKAN. Prilly mahatei Latuconsina - bisa dibilang dia "cold girl" karena sikap dia yang cuek,tak peduli dengan orang sekitar. Tetapi jangan anggap cewek dingin itu mempunyai perilaku buruk karena disuatu keadaan dia bisa berubah ramah. Pada suatu ketika dia bertemu dengan cowok yang membuatnya kesal, memanggil namanya dengan nama orang lain, tapi entah kenapa sikap kesal itu perlahan hilang setelah suatu kejadian yang membuatnya peduli dan berubah. 📢: Happy reading guys, jangan lupa vote,komen,share dan follow kalau mau follback boleh lewat DM ya👌 ✖️: Sorry banyak typo
Todos los derechos reservados
#28
alicious
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Fragile
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Cinta Kembar
  • HATE BE LOVE (END)
  • Cinderella [Failed]✔[PROSES PENERBITAN]
  • Prilly's Riddle (I LOVE YOU 1000 ×)
  • My Favorite Bad Boy
  • PLAYBOY | TAMAT [✔]
  • Ali Alfikri [Selesai]
  • ~Lovely Day~[proses]
Fragile

Prilly mencintainya. Mencintai sosok berandalan yang tak pernah menganggap dirinya ada. Ali Atha Fahlevi, sosok pria yang tempramental dan emosional, ia selalu menyakiti hati maupun fisik Prilly padahal Prilly adalah kekasihnya. Ali lebih asyik dengan dunia malamnya, Prilly seolah hanya menjadi pelampiasan Ali ketika Ali tengah membutuhkannya. Beribu-ribu luka Ali berikan pada Prilly, tapi Prilly tetap mencintainya. Beribu-ribu pedih yang Prilly rasakan tapi Prilly tetap menyayanginya. Hanya hitungan jari Ali dapat membuat Prilly bahagia walaupun setelah itu Ali kembali membuat Prilly terluka. Rapuh hatinya ketika ia mengingat semua perjuangannya, apa Ali tak pernah mencintainya? Apa Ali tak pernah menganggapnya ada walaupun hanya sedikit saja? Lalu, jika Ali tak mencintainya kenapa Ali masih mempertahankannya dan tak ingin ia pergi meninggalkannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido