Mengapakah di kehidupan yang hanya satu kali ini, dia... yang harus terlahir sebagai perempuan malang. Perempuan yang tidak pernah beruntung dalam hal apapun, tidak pernah dirayakan keberadaannya dan jalan hidupnya tidak ubah seperti boneka. . . . "Zarith... aku nak kenal adik kau dengan lebih mendalam boleh?" -Tuan Tsaqif. "Tapi kau kawan baik aku, Qif. Lagi pula, dia janda."- Tengku Zarith
Mehr Details