Bunuh Diri

Bunuh Diri

  • WpView
    Reads 1,725
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 14, 2018
Ia tergeletak tak bernyawa tidak jauh di depanku. Darahnya berhamburan ke setiap sudut lantai. Tidak seperti bunga, yang dikatakan indah meski setalah berhamburan, ia tak menampilkan emosi sedikit pun pada wajahnya. ―Benar,saat itu Dia bertaburan disini. Tak salah lagi, ia memang melemparkan dirinya ke lantai dasar ini, tapi apa dia benar-benar melemparkan dirinya begitu saja?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Is LOVE
  • Empty (End?)
  • REVEAL (END)
  • MY LAST DECEMBER
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Home Away From Home [FIN]
  • Yang Pernah Patah
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • BREATHE

Raina mencintai hujan, lebih dari apa pun. Ada ketenangan dalam setiap tetesnya-seolah langit paham cara menyentuh luka yang tak terlihat. Di balik senyum tipis dan tatapan yang tenang, tersimpan cerita yang tak semua orang tahu. Ia bukan gadis yang suka bercerita. Tidak tentang mimpi-mimpinya, tidak tentang ketakutannya yang diam-diam menjerat. Laut adalah satu dari sedikit hal yang tak pernah ingin ia dekati. Terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu mengingatkan pada sesuatu yang hilang. Sekolah menjadi panggung tempat ia bersembunyi di balik rutinitas. Sahabat, tawa, sedikit pertengkaran dengan seseorang yang terlalu usil untuk diabaikan-semuanya cukup untuk membuat hidupnya tampak biasa. Tapi tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan waktu. Dan tidak semua hati bisa tetap utuh, bahkan saat hujan terus turun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines