The Black Angel

The Black Angel

  • WpView
    Reads 2,195
  • WpVote
    Votes 250
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 26, 2018
Pernahkah kau merasa kematian mendekatimu secara nyata? Tidak, karena kematian adalah suatu misteri yang waktunya tidak kita ketahui. Tapi bagaimana jika kau adalah orang yang memiliki kemampuan mendengar pikiran si eksekutor? Meet Damon Keith, a man who can hear the mind. Sedikit orang yang mengetahui bakatnya mengatakan dia mendapat anugerah. Kemampuannya mendengar pikiran orang lain itu memaksanya memasuki setiap pintu club perjudian terbesar di dunia. Bukan atas kemauannya, tapi karena perintah Bos Mafia Black Angels yang memungutnya tiga tahun lalu dari rumah bordil. Damon sudah menjadi aset berharga dalam setiap perjudian Black Angels sejak saat itu. Takdir tidak pernah memberinya banyak pilihan hidup. "Bagaimana kau tahu pria itu bermaksud membunuh gadis itu, Damon?" "Sudah kubilang aku mendengarnya, Lily. Si pembunuh itu terus menerus memikirkan rencananya. Korbannya, waktu dan tempat. Semuanya," ucap Damon sambil menatap mayat seorang gadis di kejauhan dan sosok pembunuh yang mulai menjauh. "Hei Lily, kenapa kau berpikir pembunuhnya seorang pria?" "Aku tidak berpikir. Aku tahu dia pria." "How?" "Dia yang bilang padaku." "Siapa?" "Gadis itu. Gadis yang terbunuh itu." "She's dead, Lily. Jadi kapan, dimana dan bagaimana dia memberitahumu?" "Namanya Adria. Dia memang langsung meninggal setelah tusukan pertama mengenai jantungnya. Tapi dia sempat menatap si pembunuh. Pembunuh itu seorang pria. Adria saat ini berada di sampingmu dan baru saja memohon padaku untuk mengurus mayatnya, Damon." Meet Lily, a girl who can hear the spirit. Banyak yang mengutuknya karena kemampuannya. Sebagian mengatakan dia pembawa sial, sebagian lainnya menganggapnya gila. Tanpa keluarga, tanpa teman dan tanpa hari-hari yang damai. Takdir membuatnya hidup dalam kebohongan. Berpura-pura bahwa dia seperti gadis lainnya dan semuanya baik-baik saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ✔ Beauty Assassin (COMPLETED)
  • Phantom Lily
  • The Independent Slave [The Seazzurys #1]
  • MY  Hot Bodyguard (PROSES REVISI)
  • THE ANGVILS [ON GOING]
  • The Enemy in My Bed - #hackerseries 2.0 [✅] 🔚
  • Regulation of Vampire [END-Part Masih Lengkap]
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Menjaga Monster

"Apa kamu masih akan tetap membunuhku?" Wanita itu bergetar di bawah tekanan pria yang telah membunuh orang tuanya. Sebelah lengan sang wanita memegang pisau yang berkilat tajam. Jantungnya berdebar cepat. Hatinya diliputi antara keinginan untuk membalas dendam dan keterterikan yang sangat kuat. Wanita itu memalingkan wajahnya. Dia tidak tahan menatap iris biru muda yang menatapnya begitu intens. Karena dia telah jatuh cinta pada seorang iblis. Pembunuh kedua orang tuanya. "Tatap aku saat aku sedang berbicara denganmu" Jari sang pria membawa dagu wanita itu ke atas. Membawa iris lembut itu kembali menatapnya. "Apa kamu tetap akan membunuhku setelah ini?" Pria itu kembali menyatukan bibir mereka. Ini kisah tentang dendam dan cinta yang berbalut dengan darah dan air mata. Tentang pengkhianatan juga harapan. Tidak semua malaikat berhati suci dan tidak semua iblis berhati busuk.

More details
WpActionLinkContent Guidelines