Unplanned Wedding

Unplanned Wedding

  • WpView
    Reads 2,405,819
  • WpVote
    Votes 77,618
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2015
“Menikahlah denganku.” Apa yang harus dilakukan Farena Airina Cassandra jika mendengar kalimat itu? Mungkin kalimat itu merupakan kalimat terindah untuknya kalau saja tidak karena orang terakhir yang mengucapkan kalimat yang sama adalah orang yang kini meninggalkannya. Tapi apa jadinya kalau orang yang mengucapkan kalimat itu adalah orang yang sama sekali tidak dikenalnya, bahkan yang hanya ia ketahui namanya saja? Ia harus menikah dengan alasan yang super konyol, hanya karena kepura-puraan kecil yang akhirnya malah menjebaknya dalam masalah besar. Sebuah pernikahan yang sama sekali tidak terencana.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can I Ask You a Question? (END)
  • Unexpected Wedding
  • DENDAM  (markhyuck) | [END]
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • Meet Him Again (TAMAT)
  • Finding a Soulmate
  • GRATHA FANA ( TERBIT )
  • Pangeran Untuk Zaily [End]

Mengapa banyak orang memilih untuk menikah? Alfi kira menikah itu isinya bertukar pikiran, berbincang-bincang dan... menghabiskan waktu bersama istri yang dicintainya. Tapi ternyata ia salah! Menikah ternyata lebih dari itu. Masalah datang tanpa henti membuatnya pusing bukan kepalang. Pernikahannya seperti diterpa oleh hujan masalah, yang terasa tak kunjung-kunjung reda. Membuatnya yakin, bahwa ujian pernikahan ternyata nyata adanya. Sementara itu, Rania pikir menikah isinya, ya... senang-senang, berjalan-jalan dan melakukan adegan romantis dengan suami yang dicintainya. Tapi ternyata ia salah! Menikah sungguh sangat diluar bayangannya. Masalah hilir mudik menghampiri pernikahannya. Tak henti berdatangan bak air yang mengalir dengan deras. Membuatnya percaya, bahwa ujian pernikahan itu memang nyata adanya. Ditengah adanya perbedaan persepsi soal pernikahan dan masalah yang menerpa, bisakah keduanya menjalani bahtera rumah tangga dengan baik hingga akhir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines