Move On

Move On

  • WpView
    Reads 3,858
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 16, 2020
Iya kamu prioritas saya, tapi saya bukan prioritas kamu. Bukan kamu yang beri harap tapi saya yang terlalu berharap. Bukan kamu yang tak peduli, tapi saya yang terlalu ingin kamu peduli. Jika bisa, sudah dari dulu saya lepas genggaman itu. Tapi kamu tau? Bukan tangan saya yang menggenggam, tapi hati saya. Jika hati bilang kamu ya kamu. Saya tidak akan melepas juga tidak akan menggapai kamu (lagi). Tapi saya masih disini, berdiri bersama bayangmu. Menanti hari dimana nanti hati saya benar benar melepas kamu. Lagi pula saya ada disini hanya sebagai permeran pengganti,hanya figuran semata disaat orang pertama tidak ada.
All Rights Reserved
#709
ngakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Acha Milik Gara [End]
  • Di Balik Layar [Completed]
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Possessive Badboy [END]
  • Khayalku
  • sebuah rasa
  • Qyrha & Her Secret (Tahap Revisi)
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT
  • Secret of Love

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines