Azilla Azahra

Azilla Azahra

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 9, 2018
"buk.... buk... ibuk...." zilla memanggil ibuk nya, dia memanggil ibuk nya bukan seperti gadis lain yang mungkin ingin di cariin sepatu nya atau peralatan sekolah nya yang lain. tapi dia memanggil ibu nya untuk dagangan ynag ingin ia jual ke sekolah nya. Dia bukan lah berasal dari orang kaya, tapi dia hanya lah gadis yang berasal dari kelurga yang sederhana. " bu.. zilla pergi dulu ya, assalamualaikum bu.." "Waalaikumussalam nak, zilla hati hati ya". Zilla selalu pamit pada ibu nya sebelum berangkat. Seperti biasa zilla sampai ke sekolah setelah menempuh 15 menit perjalanan kalau tidak macet. Tapi kalau macet jangan ditanyakan seberapa lama zilla berada di dalam angkot. Dan zilla langsung menitipkan dagangan nya pada ibu kantin, beruntung ibu kantik itu orang baik, jadu zilla bisa membantu ibu nya di rumah dengan hasil jualan nya. " bu, zilla nitip dagangan zilla lagi ya" " iya nak, tarok aja di tempat yg biasa ya" ucap ibu itu dengan baik, zilla selalu senang dengan ibu itu karena dia orang nya baik. "Ok bu.. makasih ya bu, zilla pergi dulu assalamualaikum.." "Waalaikumussalam"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • RAACA 'the power of takdir Allah '
  • Jomblo di eskul Pramuka
  • DANADYAKSA
  • pindah ke raga sang adik antagonis utama!? (GL)
  • 27 FEBRUARI
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Dark Princess (End)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  •  Cuman Kebetulan

{Jangan lupa follow sebelum membaca} No. Plagiat!! "Meski perasaan itu penting mimpi adalah Hal utama yang lebih dahulu harus di kejar" Rara violenta Philotra gadis sederhana yang hidup bersama nenek dan kekek nya kerena, kedua keluarga nya mengalami keselamatan. Gadis sederhana yang mendapat biaya siswa di sekolah SMA Metodis sekolah yang semua murid nya anak konglomerat beranda. hingga suatu insiden kecil yang menyebabkan pertemuan antara Rara dan Raihan Caisar wiliam. cowok yang cuek yang perparas tampan dan pendiam, ia ketua exkul musik di sekolah Metodis itu sekaligus anak dari pemilik sekolah itu, ia juga ketua geng motor yang terkenal dengan raja jalanan dan berandalan. "Maaf kak Rara mau tanya" "tanya apa enggak usah izin kali, kalau mau ngomong! " "Kenapa kakak ketua exkul music, kakak kan enggak pernah ikut eskul nya" "Emang masalah buat lo! " "Iya, enggak sih kak" "iya karena kemarin pemilihan ketua eskul music Orang terganteng jadi, gw yang dipilih nasib orang ganteng" "kakak lucu deh" "kok gw yang lucu lo, tuh yang lucu gemes banget sih lo" •••• "Udaranya sejuk ya kak"ujar Rara melihat Pemandangan bukit. "Iya Ra, gw ajak lo ke sini gw mau ngomong Sesuatu sama lo! " "Gw tau kita baru kenal dan gw tau seiring berjalan waktu kita akan ketemu orang baru" "Matsut kakak apa sih? " Lo emang enggak peka ya Ra.. "Matsut gw, gw... gw.. gw.. sebenaraya suka Sama lo Rara Violenta Philotra" "Hahaha, sorry kak seperti kakak bilang tadi Kita masih baru kenal dan kita juga belum Mengenal sifat-sifat asli kita gimana dan Lagi pula perjalanan hidup kita masih Panjang yang harus kita hadapi, dan lagi Pula aku udah punya komitmen dalam hidup Aku sebelum aku sukses dan membangangkan Nenek dan Kakek" "Okey gw akan tunggu 6 tahun lagi" "Lah kakak serius mau tunggu 6 tahun lagi" "Hm" "Makasih kak" Penasaran kan kelanjutan kisah Rara dan Raihan apakah Rara goyang sama komitmen Nya atau sebaliknya??

More details
WpActionLinkContent Guidelines