Story cover for Synphony by pradnyaparamit68435
Synphony
  • WpView
    MGA BUMASA 195
  • WpVote
    Mga Boto 137
  • WpPart
    Mga Parte 5
  • WpView
    MGA BUMASA 195
  • WpVote
    Mga Boto 137
  • WpPart
    Mga Parte 5
Ongoing, Unang na-publish Apr 27, 2018
[Slow Update]

Silakan follow akun aku dulu ya sebelum di baca, karena akan ada akun yang di Privat^^

Ada seorang gadis yang sangat menyukai alunan biola. Ia bersekolah di kota seoul lebih tepatnya anak pindahan. Banyak anak laki laki yang suka menggodanya dan menyatakan cinta. Karena, Parasnya yang cantik. Namun tak sekalipun gadis itu mengubris kelakuan laki laki yang mendekatinya. Namaku Kinan Joyesta

Gw Rafaela Andre Putra. Gw suka bermain piano. Gw sama dengan laki laki yang lain, suka menggoda kinan. Gw menyukai wanita yang dulu sangat Gw benci namun sekarang Gw tidak ada rasa benci terhadap wanita itu, wanita itu bernama Kiria Rinata. Namun rasa ini tak bertahan lama semenjak datangnya anak pindahan itu.

Aku tak keberatan jika menjadi biolamu, asalkan aku selalu berada disisimu. 

Alunan musikku akan menjadi lebih menarik jika berpadu dengan melodimu
All Rights Reserved
Sign up to add Synphony to your library and receive updates
o
#19alunan
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
Remember Me As A Time of Day✅ cover
Boys With The Girls cover
Our precious love[END] cover
CHAELISA - CLOSE TO ME [GXG] ✅ cover
K-Pop Biodata cover
TRAP! cover
I Promise You-Lai Guanlin cover
OUR HARMONY || [END] cover
STITCHES cover

Remember Me As A Time of Day✅

54 mga parte Kumpleto

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.