Hollo
  • WpView
    LECTURES 110
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., mai 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hal yang menyakitkan bukanlah saat kau sendirian di dalam ruang nan gelap, namun hal yang paling menyakitkan adalah saat kau menyerah dengan dirimu sendiri. Berjuanglah sekuat mungkin, aku yakin kau bukanlah orang yang lemah. Bukanlah pecundang yang selalu kalah dalam medan perang, berlatihlah diluar batas kemampuan. Dan pada akhirnya kau menikmati cucuran keringat perjuanganmu.
Tous Droits Réservés
#11
karakter
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • TAK BERSAMBUT
  • Rasa Tanpa Kata
  • Breathe
  • BINA
  • Feel Like Smile
  • BERISIK (END)
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • YOU | When Love Comes Too Late

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu