Hollo
  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2020
Hal yang menyakitkan bukanlah saat kau sendirian di dalam ruang nan gelap, namun hal yang paling menyakitkan adalah saat kau menyerah dengan dirimu sendiri. Berjuanglah sekuat mungkin, aku yakin kau bukanlah orang yang lemah. Bukanlah pecundang yang selalu kalah dalam medan perang, berlatihlah diluar batas kemampuan. Dan pada akhirnya kau menikmati cucuran keringat perjuanganmu.
All Rights Reserved
#300
kisahku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Feel Like Smile
  • Self Injury's(complete)✔
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Just Words
  • Breathe
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines