Retrouvailles [Completed]

Retrouvailles [Completed]

  • WpView
    Reads 9,427
  • WpVote
    Votes 380
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 27, 2018
Pernahkah kau bermimpi untuk bertemu dengan lelaki tampan yang memiliki banyak uang dan memperlakukanmu dengan spesial? Viola Diane gadis kelahiran Indonesia yang menghabiskan masa kuliah nya di Harvard tidak pernah sekalipun berpikir akan bertemu dengan lelaki bernama Peter Dixon. Lelaki dengan wajah paling tampan yang ia pernah temui, akan tetapi pertemuan pertama mereka bukanlah sebuah pertemuan yang ingin diingat oleh Viola. Terutama setelah ia mengetahui akan latar belakang laki-laki itu. Viola bersumpah ia tidak akan menghabiskan waktunya berteman ataupun bersosialisasi dengannya. Namun, ternyata dunia berkata lain dan membuat Viola harus melakukan kontak sosial dengan Peter Dixon lebih dari yang ia kira ia bisa. Sementara Viola bersikeras mengelabui perasaan dan hatinya, segala kendala yang tidak terpikirkan olehnya terus berdatangan meminta posisi yang kuat di sudut kehidupannya.
All Rights Reserved
#18
luarnegeri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Teman Kos Dari Neraka [TAMAT]
  • Kapal Kertas
  • Bad Girl vs Alim Boy ✅ [TERBIT]
  • ⚛。 𝒞𝒶𝓃 𝐼 𝒞𝒽𝒶𝓃𝑔𝑒 𝑀𝓎 𝒟𝑒𝓈𝓉𝒾𝓃𝓎?  。⚛
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • DALAKLAV (SUDAH TERBIT)
  • Love Letters [END]
  • Sinonim [Completed]√

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines