takdir?
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 1, 2018
"Tunggu Devan ndis,Devan samperin Gendis waktu Gendis Ulang tahun yang ke-17 tahun",ucap Devan dan diakhiri dengan senyuman. Gendis hanya menundukkan kepalanya dan terisak dalam diam. Tangan Devan terulur mengangkat dagu Gendis dan mengusap air mata Gendis kemudian Devan berkata, "Gendis gak boleh nangis,Devan janji ndis" ----- jingganya senja yang di terkam oleh sang malam dan di gantikan oleh kuningnya sang fajar selalu menjadi saksi bisu diriku yang sedang merindu -Gendis Adibrata Aku memang tidak ada di sampingmu nona tapi aku akan selalu hadir di setiap malam mu menjaga tidurmu -Devan Alfiansyah Cinta datang seiring waktu berjalan dan ya aku yakin suatu saat nanti kau akan menjadi milikku sepenuhnya. -Bagas Syahputra
All Rights Reserved
#777
flashback
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendship In Love
  • Ti amo : Kamu Dan Cinta [SELESAI]
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • The Mafia, Mr. Choi
  • Ti amo [SELESAI]
  • You Are My Love
  • DEANDRA (Dangez Gang)
  • Me is Mine
  • JUST FRIEND? [REVISI]

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines