Will You Be There?

Will You Be There?

  • WpView
    Reads 422
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 1, 2018
Lubuk hati Sehyoon rasanya tak sanggup lagi menerima bekunya perlakuan Ibu Kota. Kaki kehidupan yang selama ini diseretnya seperti menolak untuk berjalan lagi. Jiwanya butuh kehangatan. Raganya butuh semangat untuk berlari. Ia mengidamkan pelabuhan untuk berdiam sementara resahnya pergi. Namun apa yang terjadi jika pelabuhan yang dia idamkan berada dalam beda ruang dan dimensi? Apa sungguh semesta mulai memihaknya? Ataukah itu hanya ilusi yang fana? "Sehyoon, jika aku menunggumu di sini, akankah kau kembali padaku lagi?" _____________________________________________________________________ Ini cerita pertamaku di sini dan pastinya masih banyak kekurangan di sana sini huehehe. Mohon saran, kritik, dan komentarnya juga yaaa. Semoga aku juga bisa selalu termotivasi buat ngelanjutin cerita ini. Selamat membaca!
All Rights Reserved
#23
wow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • You Are My Only One (REVISI)
  • FAN-SIGN | Hwanshi ✔
  • Sorry, I Love You [SoonHoon]
  • ➂ Verloren || Selesai ✔
  • P S Y C H O ➝ ( A T E E Z )✓
  • Nightmare - Escape the ERA Next Stories (DreamCatcher)
  • HOURGLASS : Blue Bird [END]
  • One More Chance [HoonSoon]

Dear Kim Sejeong, Lumba-lumba manisku, Kau tahu, aku menginginkanmu. Harapku itu bukanlah rahasia yang ingin kusembunyikan lagi. Semua yang terjadi antara kita, bukan tidak direncanakan. Kemudian, takdir menarikmu sangat jauh hingga tak terjangkau olehku. Tapi, kau akan terus berada di dalam hatiku. Kau adalah nafas dan alasan aku hidup, jadi siapa yang akan menghentikanku jika diputuskan bahwa kau adalah takdirku. Bagaimana jika kita menulis ulang kembali kisah itu, menulis jika kau tercipta untuk menjadi milikku. Dalam cerita kali ini, tidak akan kubiarkan siapapun merebutmu dariku bahkan kematian sekalipun. Dear Oh Sehun, Pinnochioku, kau pikir mudah untuk menulis kembali? Sedangkan di dunia baru ini hanya kau yang mengingat semuanya. Terluka dan berjuang sendirian. Kau pikir, aku bisa jatuh cinta padamu dengan mudah? Aku juga ingin, namun ada pintu-pintu (ingatan) yang tidak bisa kulewati. Kau kembali, namun menemukanku yang tidak tahu tentang keinginanmu. Bagaimana bisa kau mengatakan tak ada yang bisa menghentikanmu untuk menjadikanku takdirmu jika hanya kau yang ingat sedangkan aku tidak. Tapi, dalam cerita masa depan yang kau ceritakan padaku. Kita bisa mengubahnya, yaitu menulis ulang takdir kita satu sama lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines