"Maaf,jaem"
Senyum lebar yang sedari tadi ditunjukkan oleh jaemin kini luntur dan berubah menjadi raut murung,salah lebih tepatnya kecewa.
"Tapi ra kenapa?aku udah jadi orang yang kamu pingin.aku rela berubah 180° derajat jadi cowok idaman kamu,karna apa?karna aku sayang sma kamu,ra" ucap jaemin frustasi
"Aku juga.tapi kadang situasi gak pernah mau berdamai sama perasaan jaem"
Jatuh.
Air mata haera yang sedari tadi ia bendung sekarang turun.
"Karna apa ra?karna kita mau uas?mau un?mau tes smbnptn?karna apa ra,jelasin ke aku.aku butuh penjelasan bukan penuturan" ucap jaemin
Haera menghapus air matanya lalu tersenyum
"Gak ada yang perlu dijelasin,kita tau.Kita semua sama sama tau kalau emang hubungan ini gak bisa berjalan sebagaimana mestinya."
Haera berhenti berbicara sebentar,menghapus air matanyanya lalu bicara lagi.
"Lepasin semua jaem.kalo kamu ngelepasin semuanya maka aku juga akan merelakan semuanya.anggep aja kita nggak pernah ketemu,anggep aja kamu nggak pernah nolongin aku untuk nyari rak buku sejarah"
Haera berhenti sebenar lagi,menarik nafas dalam dalam,lalu ia bicara lagi
"Terkadang jaem,Disaat kamu sudah berada di atas puncak kebahagian kamu bersama seseorang,maka belajarlah untuk melepaskan seseorang tersebut secara perlahan
Bukan karna benci atau tidak cinta.tapi karna luka,karna semakin banyak kita membuat kenangan indah maka semakin banyak lobang luka yang tercipta nantinya.
Dont be too much na,because that too much can hurt you so much."
Haera tersenyum kembali lalu bicara
"Nana aku pamit,semoga kita tetep bisa temenan setelah kejadian malem ini.Makasih udah mau ngebuat 5 bulan aku yang biasa biasa ini jadi terlihat lebih bewarna karna gombalan receh kamu.see you."
Raindrop; Na jaemin
June,2018.
All Rights Reserved