Santriah Zaman Now

Santriah Zaman Now

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 15, 2018
Cecelia Dianul Haqque Asha Putri Permata Selva ahmad Seva Lulu khoirullah Mutiara Permata Pitaloka Nesya Afala Fauzie Cinta Vina El Faidza 7santriah catik dengan beribu akal dan tipu muslihatnya. Memang cantik. Tapi jangan tertipu dengan Casing nya saja. Nyatanya mereka selalu membuat para ustadz mereka pusing 7keliling. Belum lagi suara mereka yang cetar membuat para santri lain hanya mampu takjub dan mengelus dada sembari bergumam... masyaallah... Masih mending jika masyaallah jika sudah bergumam Astagfirullah...kan apalah apalah
All Rights Reserved
#141
mondok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]
  • Unchangeable love [ON GOING]
  • PERJUANGAN DOA[END]
  • Cinta Kafa (On Going)
  • Cahaya Untuk Bumi
  • MAWAR PUTIH ALIZA [ REVISI ]
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Ustadzku cinta pertama ku (Revisi)
  • Muhasabah Cinta
  • Ustadzku Imamku ( Re Post )

Zanira Aizha Najiha, seorang mahasiswi fakultas sastra Indonesia semester akhir, yang saat ini sedang disibukkan oleh tugas akhir yaitu skripsi. Pernah merasakan pahitnya cinta semu sehingga ia menutup pintu hatinya. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan menerima cinta siapapun kecuali yang datang dengan kesungguhan dan niat yang jelas. Baginya, cinta bukan mainan, bukan sekadar kata yang manis di bibir. Namun, hidup punya cara sendiri untuk menguji janji. Tak lama sejak ia berjanji menutup pintu hatinya, seseorang datang di kehidupan Zanira. Sosok tegas, dingin tapi karismatik yang tak asing baginya. Zayyan Haaziq El-Hidayah. Ustadz muda yang dulu pernah mengajar di pondok pesantren saat ia masih duduk di bangku putih abu-abu. Ustadz Zayyan dikenal sebagai sosok yang dingin dan tegas namun dikagumi para santriwati karena hafalannya juga suaranya yang merdu ketika melantunkan ayat suci. Bahkan Zanira adalah salah satu dari santriwati yang dimaksud itu, sebelum akhirnya rasa kagum Zanira pada Ustadz Zayyan berubah menjadi rasa kesal. Bukan tanpa sebab, Zanira kesal karena Ustadz Zayyan terlalu cuek lebih tepatnya judes bahkan galak dan sering melempar tatapan tajam. Apakah janji yang dibuat Zanira akan tetap ia genggam? Ataukah Ustadz Zayyan adalah takdir bagi Zanira?

More details
WpActionLinkContent Guidelines