Story cover for LEESYA by lutfiamrss
LEESYA
  • WpView
    Reads 29,517
  • WpVote
    Votes 2,764
  • WpPart
    Parts 30
  • WpView
    Reads 29,517
  • WpVote
    Votes 2,764
  • WpPart
    Parts 30
Ongoing, First published Apr 29, 2018
"Kamu siapa?" Tanya Leesya dengan sopan sambil menilai orang yang duduk di seberangnya. Sepertinya lebih tua darinya. Kalau kalian ingin tahu, laki-laki itu cukup tampan, malah lebih dari kata tampan.

"Well, saya sedang bosan. Saya lihat, kamu juga sama bosannya. Jadi saya samperin."

"Lalu?"

"Saya penasaran, dua orang yang sedang bosan jika bersama di tengah keramaian kira-kira akan seperti apa, ya?" 

••••••••••••••••••••

Hey, aku Leesya! Jadi saksi atas lika-liku hidupku, yuk.
All Rights Reserved
Sign up to add LEESYA to your library and receive updates
or
#36anakindonesia
Content Guidelines
You may also like
Along The Wound (Tahap Revisi) by alllaelll__
10 parts Ongoing
Ayla Neera Gracia, yang akrab disapa Ayla, telah menyimpan perasaan terhadap seorang pria bernama Gio Gracion Kendrick sejak lama. Selama masa SMP, Ayla secara intensif mencari informasi tentang Gio, termasuk nomor telepon dan data pribadinya. Setelah upaya yang gigih, Ayla akhirnya berhasil mengumpulkan informasi yang diinginkan, termasuk nomor telepon Gio. Setelah menyelesaikan masa SMP, Ayla berasumsi bahwa ia dan Gio tidak akan pernah bertemu lagi. Namun, sepertinya takdir memiliki rencana lain. Mereka dipertemukan kembali di Sekolah Menengah Atas (SMA), dan kesempatan ini semakin memotivasi Ayla untuk mengejar cintanya pada Gio. "Gio sampe kapan? balas perasaan Ayla." Gio menatapnya dingin, suaranya datar namun tajam. "lo masih ngejar gue?" Ayla mendengar hal itu tersenyum kecil, mengangguk samar. "Ayla kan terus ngejar cinta Gio, karena bagi Ayla, Gio itu bintang, cahaya yang selalu Ayla lihat, bahkan dari jauh." Gio tertawa sinis. "Bintang? Lo jangan bodoh. Gue nggak pernah bersinar buat lo. Lo cuma maksa lihat cahaya yang nggak pernah ditujukan buat lo. Jadi, berhenti mempermalukan diri lo sendiri. Gue nggak punya, dan nggak akan pernah punya perasaan yang sama." "Dan lo tau, lo itu hama." lanjut Gio. Senyum di wajah Ayla semakin memudar. Matanya bergetar menahan air mata. "Hama? Jadi... aku sebegitu kotor ya di mata Gio?" Gio terdiam sejenak, sebelum menatapnya tanpa belas kasihan. "Ya lo itu hama yang terus nempel dan ganggu hidup gue. Setiap kali lo muncul, sesuatu yang kotor nempel di gue. Jadi, gue peringatin lo berhenti berharap sama perasaan menjijikkan lo itu. Gue nggak butuh dikasihani, apalagi dicintai sama orang kayak lo."
AL AL GANG [Complicated] by rtnkrtsr
34 parts Complete
Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.
Shena Aquella {SELESAI}. by JeageSelber
66 parts Complete
•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother
ARKALYA (END)  by _chipsta_
53 parts Complete
[Non-baku] "Gue gaakan lepasin lo gitu aja!" "Gue ngaku kalah." . . . Defalya Deynira, Gadis cantik dengan tubuh proporsional itu mulai memasuki kehidupan baru di lingkungan barunya. Ia menginjakkan kakinya kembali di kota Jakarta ini setelah sekian lama tinggal bersama kakek dan neneknya di negeri Paman Sam. Dengan berbekal bayangan sekolah di Indonesia dari cerita kakak laki-lakinya, ia pun akhirnya memutuskan untuk bersekolah di salah satu sekolah swasta dibandingkan memilih tawaran kedua orang tuanya yang menyarankan untuk home schooling. Namun, semuanya tidak akan berjalan selancar bayangannya, tanpa ia sadari, dengan memutuskan untuk bersekolah di sekolah swasta tersebut akan membuatnya merasakan hal-hal diluar dugaan yang dapat memporak-porandakan hatinya. Arka Fasha Aditama, Putra dari pemilik perusahaan besar yang sedang mendominasi ini dapat melumpuhkan ratusan hati wanita dengan parasnya yang hampir sempurna. Jabatan ketua osis yang dimilikinya membuat hari-harinya di sekolah selalu diisi dengan pujian dan sorakan dari banyak "penggemar"-nya. Namun, ia tetaplah seorang remaja SMA yang kehidupannya terisi dengan berbagai kenakalan remaja. Balapan, tawuran, dan pembullyan adalah kegiatan hariannya. Sampai suatu ketika, semuanya mulai berubah dengan adanya seseorang yang tidak direncanakan masuk ke dalam pikiran dan hatinya. ARKALYA, Entah akankah kedua remaja tersebut dapat bersatu dengan mudah seperti rangkaian nama diatas, atau kah akan ada yang menorehkan luka membekas pada salah satunya? Mereka terjebak, Terjebak dengan perasaan dan rangkaian pemikiran mereka sendiri. -Chipsta- Cover original pict from pinterest, edited by me;
You may also like
Slide 1 of 9
Along The Wound (Tahap Revisi) cover
Paradise cover
AL AL GANG [Complicated] cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
Two Love One The Heart [On Going] cover
Converge With You [On Going] cover
Shena Aquella {SELESAI}. cover
ARKALYA (END)  cover
Sejenak Luka cover

Along The Wound (Tahap Revisi)

10 parts Ongoing

Ayla Neera Gracia, yang akrab disapa Ayla, telah menyimpan perasaan terhadap seorang pria bernama Gio Gracion Kendrick sejak lama. Selama masa SMP, Ayla secara intensif mencari informasi tentang Gio, termasuk nomor telepon dan data pribadinya. Setelah upaya yang gigih, Ayla akhirnya berhasil mengumpulkan informasi yang diinginkan, termasuk nomor telepon Gio. Setelah menyelesaikan masa SMP, Ayla berasumsi bahwa ia dan Gio tidak akan pernah bertemu lagi. Namun, sepertinya takdir memiliki rencana lain. Mereka dipertemukan kembali di Sekolah Menengah Atas (SMA), dan kesempatan ini semakin memotivasi Ayla untuk mengejar cintanya pada Gio. "Gio sampe kapan? balas perasaan Ayla." Gio menatapnya dingin, suaranya datar namun tajam. "lo masih ngejar gue?" Ayla mendengar hal itu tersenyum kecil, mengangguk samar. "Ayla kan terus ngejar cinta Gio, karena bagi Ayla, Gio itu bintang, cahaya yang selalu Ayla lihat, bahkan dari jauh." Gio tertawa sinis. "Bintang? Lo jangan bodoh. Gue nggak pernah bersinar buat lo. Lo cuma maksa lihat cahaya yang nggak pernah ditujukan buat lo. Jadi, berhenti mempermalukan diri lo sendiri. Gue nggak punya, dan nggak akan pernah punya perasaan yang sama." "Dan lo tau, lo itu hama." lanjut Gio. Senyum di wajah Ayla semakin memudar. Matanya bergetar menahan air mata. "Hama? Jadi... aku sebegitu kotor ya di mata Gio?" Gio terdiam sejenak, sebelum menatapnya tanpa belas kasihan. "Ya lo itu hama yang terus nempel dan ganggu hidup gue. Setiap kali lo muncul, sesuatu yang kotor nempel di gue. Jadi, gue peringatin lo berhenti berharap sama perasaan menjijikkan lo itu. Gue nggak butuh dikasihani, apalagi dicintai sama orang kayak lo."