Story cover for The Rain by AFYlock
The Rain
  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Apr 29, 2018
Mature
Aku, Ibu dan Lily tak akan pernah menduga 14 februari tahun ini adalah acara camping terakhir kami. Sebulan sesudahnya, kami tak bisa menolak kenyataan, tak bisa lagi beraktivitas diluar rumah, walaupun hanya sekedar cari angin. Cari angin=cari mati. Itu adalah prinsip hidupku dua bulan terakhir ini.

Hujan sudah mengguyur kotaku selama dua bulan, tak berhenti dan makin deras. Belakangan aku sudah jarang memakai kaos tipis, dan lebih sering memakai sweater, hoodie dan pakaian tebal lainnya. Aku tak mengerti. Apa yang terjadi benar-benar tak bisa dipahami dengan akal sehat.


---




"Jangan begitu!! Dia Ayahmu!"





"Orang yang kusebut Ayah itu hampir membunuhku semenit yang lalu!"




---


makin hari, semakin kacau. Aku sudah tak bisa menemukan jalan keluar.

Tapi satu hal yang pasti,

Aku harus menemukannya.











Dont copy my story:)

Thanks!

(Science fiction [minor] romance)
All Rights Reserved
Sign up to add The Rain to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
When You Come cover
Give Me Your HUG(END)✅ cover
RadenRatih cover
Umbrella Life [END] cover
Rain | ArleaVenout cover
Bangkit! [END] cover
I Hate Rain cover
ATMOSFER cover
First Love And Last Love(✔)🔚 cover
about us and him ✔️ cover

When You Come

61 parts Complete

(SELESAI) [2018 WATTYS AWARD WINNER, CATEGORY "HIDDEN GEMS"] Bayangkan saja jika kamu harus selalu tersenyum dan hangat, disaat segala masalah menerjangmu. Sama halnya dengan kisah ini, yang menuntut sang Mentari untuk tetap tegar, meski raganya memaksa untuk runtuh. Oleh karena itu, memang sang Mentari dapat bersinar dan begitu hangat, tetapi semua berubah saat malam. Segala beban yang dia sembunyikan dibalik sinar dan kehangatannya keluar bersama angin malam yang begitu dingin. Di saat itu, si Bulan datang sebagai setitik cahaya. Menemani sang Mentari yang sendu dan lelah dengan segala beban di pundaknya. Ini adalah cerita penuh suka dan duka. Segala pelajaran dapat kamu petik di sana. Semua tentang pentingnya kasih sayang keluarga, perjuangan cinta, dan setianya sahabat. Terakhir, kamu akan mengetahui tentang sinar palsu Mentari dan cahaya tulusnya Bulan. Siapkan hatimu, air mata, dan suara untuk tertawa karena kamu akan hanyut dalam ceritanya. Copyright©2018-All Rights Reserved ~vonelist (MAAF TYPO BERTEBARAN) •Thank you for read, vote, and comment •SEMOGA SUKA💕 •DILARANG copas ya😘