layaknya sidik jari, detak jantungpun akan memiliki ritmenya sendiri tak sama tiap orangnya. pertama kali ku melihatnya duduk aku langsung merasa dia adalah takdirku yang akan melengkapiku, detak jantung kami sebagai buktinya.
"temanku oh sehun, jangan lupakan aku" - park jiyeon
"penyesalan terbesar dalam hidupku adalah pernah melepaskan tanganmu" - oh sehun
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Sebuah genggaman tangan yang membuatku bertakdir dengannya. Aku pikir dia buruk, but?
"Ini cerita tentangku, siapkan cemilan untuk mendengarnya" - Park Woojin