Puisi Singkat

Puisi Singkat

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 30, 2018
Mengenalmu adalah anugerah Menyakitimu serupa larangan Pertemuan menjadi kebahagiaan. *** Tahukah kamu hal yang paling menyiksa? Melihat kekecewaan di wajahmu. Melihat matamu yang berkaca. Seakan aku rasakan hal yang sama. Rasanya ingin aku cari cara mengembalikan senyummu. mengembalikan kebahagiaanmu. Tanpa kau sadari kamu adalah sumber kenyamanan. Membuat aku selalu merasa tenang. Membuat jantungku berdetak lebih nyaman. Aku ingin sekali mendampingimu. Karena itu kebahagiaanku yang nyata. *** Tidak berucap walau kutahu kamu Melihatku saja tidak. Ya, begitulah kamu.
All Rights Reserved
#21
nisa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Still The Winner
  • Tersenyumlah Cantik
  • "JANE & ALEN"
  • DEAR JAYANTAKA
  • [EXO ff] Dady Saranghae
  • Lipgloss
  • EGOku
  • Love
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }

Jarak yang memisahkan kita dan waktu yang akan mempertemukan kita kembali. Kita di pertemukan oleh waktu namun kita juga harus berpisah karena jarak, tapi jarak itu bukan sebuah masalah besar dalam hubungan, kita hanya perlu saling mempercayai satu sama lain dan juga percaya akan takdir, jika dia di takdir kan untuk ku maka sejauh apapun jarak memisahkan kita berdua, pasti akan bertemu kembali. Hati ini... masih untukmu, karena kamu tetap pemenangnya. ___________________________________________________ "Ini buat kamu." ucap seorang anak laki-laki "Ini beneran buat aku?." ucap nya dengan wajah berbinar. "Iya, itu buat kamu sebagai tanda pertemanan kita."ucapnya sambil tersenyum. "Makasih ya aku bakalan jaga pemberian dari kamu." Dia masih ingat,itu pembicaraan terakhir sebelum pergi meninggalkannya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines