N.O.L (No Ordinary Love)

N.O.L (No Ordinary Love)

  • WpView
    Reads 329
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 5, 2018
"Hal terbodoh yang pernah terjadi dalam hidup ku itu kamu tau nggak?" "Nggak," Jawabku dengan penuh tanda tanya. "Mencintaimu." "Kenapa?" "Iya aku selalu merasa bodoh saat pertama kali aku mencintai kamu dihidupku." "Kamu merasa bodoh mencintaiku?" Tanyaku dengan kecewa. "Kenapa?" "Nggak ada setiap waktu ku lalui tanpa memikirkanmu, nggak ada setiap waktuku tidak melihatmu. Wajahmu selalu tarbawa dikepalaku. Senyummu membuatku tetap terjaga dimalamku." "Ahhhhh kamuu.." Sahut ku tersipu malu. Kalimat itu yang membuat ku berpikir sejenak disetiap harinya disela peristirahatanku. Apa iya cinta yang dirasakan oleh banyak orang seperti itu? Lalu kenapa dengan aku? Kenapa aku belum pernah merasakan itu. Apa cinta itu memang butuh waktu? Tidak bisakah cinta itu langsung memiliki denyut nadinya saat pertama kali berjumpa dengan seorangnya??? Kalimat itu juga yang menyadarkanku pada saat itu aku belum mencintainya. Iya,dia pria yang selalu membuatku bahagia ketika dia mengucapkan kata kata yang keluar dari bibir indahnya.
All Rights Reserved
#941
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Never Go
  • You're Here, But Not For Me
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • (END) HAL-HAL MANIS YANG TAK PERLU KITA ULANGI

Langit yang Tak Pernah Pulang Ketika langit bukan lagi tempat bernaung, tapi tempat berpulang. Angkasa Rayendra Mahatma tidak tumbuh dalam pelukan keluarga Cemara. Di usianya yang kedelapan, ia menyaksikan rumah tangga orang tuanya runtuh. Ibunya menjadi satu-satunya alasan ia bertahan, hingga takdir kembali merenggut-di usia dua puluh, ia kehilangan satu-satunya tempat pulang. Sejak saat itu, ia berjalan sendiri. Dengan luka yang membatu, dengan hati yang tak lagi percaya. Sosok yang dingin, cuek, dan tertutup. Tapi di balik semua itu, Angkasa menyimpan ketulusan yang jarang ditemui. Ia masih suka menolong diam-diam, memotret langit senja, dan menuliskan isi kepalanya dalam baris-baris rahasia yang tak pernah dipublikasikan. Ia tak percaya cinta lagi. Bukan karena tak ingin, tapi karena pernah dikhianati oleh yang paling ia percaya. Hingga suatu hari, sebuah DM sederhana dari seorang followers di Instagram-nya menjadi awal dari sesuatu yang tidak ia sangka. Seorang perempuan bernama Alya Nismara Pradipta-dengan tanya yang polos, dan perhatian yang pelan-pelan menyusup ke dalam retakan hatinya. Mampukah Angkasa belajar percaya kembali? Atau benarkah... langit memang tak pernah benar-benar pulang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines