Hingga Terbit Fajar

Hingga Terbit Fajar

  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 18, 2018
"aku ingin menjadi poros bumi, karna bumi itu ibarat kamu. namun aku juga ingin menjadi mentari..kenapa? jika aku menjadi poros bumi aku hanya akan tetap di situ bersama mu, namun jika aku menjadi mentari, aku tidak hanya bisa menyinari mu.. walaupun langit gelap di malam hari aku bisa menyinari sisi bumi yang lain, karna apa? bumi itu gak cuma punya satu sisi, namun sangat lah banyak, dan karna mentari mencintai bumi..ia bisa menyinari bumi dengan adil, dan jika ada yang bilang mentari tidak ada di malam hari, mereka salah.. ingat! ketika malam hari berarti aku ada di sisi lain dari mu dan aku juga ada di langit mu saat malam bukan sebagai mentari, namun sebagai bulan..cahaya bulan adalah cahaya ku" jelas dafika "jadi kamu ingin menjadi siapa?" tanya kay dengan senyuman nya yang merayu "hmm~ entah" jawab dafika dengan menaikan kedua bahu dan alis nya pertanda bahwa ia tersipu malu Next baca yaaa~
All Rights Reserved
#830
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love in Difference
  • Memories in Moon
  • [END] Blind Rainbow
  • Say You Love Me (BAD BOY)
  • If You ✔️
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • CAHYA UNTUK MENTARI
  • BulBin (END)
  • Ketaksaan Cinta ✔️

🗣 Orang medan wajib baca. Gaya bahasa asli medan. Hari hariku selalu menyenangkan bersama kelima temanku. Tapi setelah bertemu dengan dia, hari demi hari yang kujalani menjadi berbeda. "Astaga, lalap mukakmu aja yg kutengok." ketusku padanya. Tapi dia hanya memamerkan sederet gigi putihnya dan menampilkan bolongan di pipi kirinya. Ah manisnya, Boleh jugalah kalok kudekatin. Batinku. "mau ngapain sih kau?" tanyaku sedikit marah "Gak nyangka aku bakal jumpa kau lagi disini. Pasti kita jodoh." jawabnya tanpa dipikir dulu ..... "Jangan liatin Hp terus, aku mau ngomong ini" pintanya padaku "Ish. Yaudah cepat, kau cuman kukasi waktu 10 menit untuk ngomong. Cepat!" perintahku padanya "Oke. Mungkin kau masih marah samaku atas kejadian semalam dan aku mau minta maaf udah buat kau ngerasa malu. Mungkin kita belum kenal dekat, tapi setidaknya aku mau kita bisa berteman." pintanya dengan suara penuh harap dan penekanan setiap katanya. "Permintaan maafmu kuterima, tapi untuk melupakan kejadian semalam mungkin belum" Timpalku panjang lebar

More details
WpActionLinkContent Guidelines