DEAR YOU, AL.

DEAR YOU, AL.

  • WpView
    Reads 3,193
  • WpVote
    Votes 464
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 12, 2020
WpInfo
Poetry
Teruntuk kamu yang pernah menorehkan sebuah bahagia dan luka tanpa jeda. Ada senyum yang tidak pernah bisa aku tunjukkan padamu, bahwa terkadang dibalik senyum itu tersimpan luka sederhana yang kian hari semakin bertambah. Ada juga bahagia yang tidak akan pernah bisa aku sembunyikan saat waktu sedang berpihak pada kita. Di dalam lembaran-lembaran surat ini aku tuliskan seberapa bahagianya aku dulu. Bersamamu dalam kurun waktu yang seakan tidak pernah berjalan maju. Untuk orang yang masih belum sepenuhnya meninggalkan hatiku dan mungkin tidak akan pernah pergi. Untuk semua kenangan yang pernah kita lalui. Dan untuk orang yang sampai saat ini masih aku cintai. Tertanda, 28 April 2017 Rank: #110 DALAM POETRY {24. Juli. 2018} #127 DALAM POETRY {22. Juli. 2018} #314 DALAM POETRY {12. Juli. 2018} #331 DALAM POETRY {10. Juli. 2018} #404 DALAM POETRY {09. Juli. 2018} #825 DALAM POETRY {07. Juli. 2018} #974 DALAM POETRY {06. Juli. 2018} #960 DALAM POETRY {26. Juni. 2018}
All Rights Reserved
#2
lian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • AKU, KAMU, HUJAN DAN KENANGAN.
  • Untuk Seseorang yang Belum Pernah Kutemui [Sudah Terbit] (New Cover)
  • Dijodohkan Dengan Musuhku? (FreDel). END
  • Become an Antagonist Fiance (SELESAI)
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Catatan hujan - "Quote&Poetry"
  • GALANG [SELESAI]
  • Yes, I'm Protagonis!! ✓
  • Nostalgia Cinta Dalam Rindu

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines