Happy Friend

Happy Friend

  • WpView
    GELESEN 4,398
  • WpVote
    Stimmen 2,431
  • WpPart
    Teile 18
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Apr. 14, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Namanya siapa?" Tanya Kiara lagi namun kali ini lebih keras. "Matthew." Suara serak orang baru bangun itu membuat Kiara tersentak ketika matanya dan mata lelaki itu bertemu. Matthew menarik tangannya keatas seperti yang biasa orang lakukan setelah bangun tidur. "Ma tt he w." eja Kiara sambil menulis nama laki-laki itu dikertas. Baru saja Kiara akan melangkah pergi dari tempat tersebut, tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang. Matthew mengambil kertas yang ada ditangan Kiara lalu membacanya. "Kembaliin woi." teriak Kiara sembari meloncat-loncat kerena matthew mengangkat tinggi kertas itu. Kiara mengepalkan tangannya saat melihat kertas yang dipegang matthew dirobek oleh cowok itu lalu membuangnya kesembarang tempat. "Maksud lo apa, hah?" Tanya Kiara sambil menatap cowok itu dengan tatapan horor namun tidak terpengaruh oleh Matthew, cowok itu mengambil tasnya yang terletak diatas meja lalu pergi meninggalkan Kiara yang sedang meneriakinya dari belakang.
Alle Rechte vorbehalten
#638
bad
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Go Go Ara! ✔
  • My Spoiled Boyfriend [TERBIT]
  • BarraKilla
  • GILANG [SUDAH TERBIT]
  • RICKY
  • Caliorate: The Wilted Gardenia
  • CasPer (completed)
  • RIVERSIDE (END-REVISI)
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)

Kiara ingin kembali melanjutkan kisah yang sempat terhenti, sedangkan Devanka bersiteguh bahwa cerita tentang mereka telah lama mati. Kiara ingin memperbaiki rasa sakit yang tak sengaja ia beri. Namun, Devanka sudah merasa tak sudi untuk sekedar menemuinya lagi. *** "Ndu." "Hm?" "Lo udah punya cewek?" Cowok berpenampilan urakan itu menoleh pada Kiara yang menyandarkan punggungnya, menunggu jawaban dengan tak sabar. "Kalau kita pacaran aja gimana?" Bola mata Sindu membulat seketika, bahkan ia sudah melupakan sesuatu di genggamannya. Yang terjadi selanjutnya hanyalah suara handphone jatuh disusul ringisan cewek di depannya. "Ra, lo masih waras, kan?" Judul Sebelumnya Jeda

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien