PEMERAN UTAMA: PEMBALASAN YANG SEPADAN

PEMERAN UTAMA: PEMBALASAN YANG SEPADAN

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 27, 2018
WpInfo
Fiction
Mystery
Helmy Refrin, terlahir sebagai psikopat dan merupakan remaja yang sangat peduli terhadap korban pembullyan yang dilakukan siapapun. Hingga kematian teman dekatnya, Helmy yang memiliki keinginan untuk membalas semua perbuatan pelaku pembullyan, terutama pembullyan terhadap teman temannya. Helmy pun memiliki cara untuk melepaskan keinginannya terhadap pelaku pembullyan yaitu dengan cara membalas perbuatan mereka dengan cara yang cukup berbeda. Dan hal yang paling unik adalah ketika Helmy mencoba untuk mengajak korban pembullyan untuk melakukan hal tersebut. WARNING! =Cerita ini mengandung unsur kekerasan dan penyiksaan=
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BITTER AND SALTY [END]
  • Bintang Kematian: Pembully Berhak Mati!! [End] ✔
  • MENGUMPAT
  • Di balik Tesmak
  • BLOOD GUN | NCT DREAM ✓
  • Hearthless.
  • Rantai Obsesi
  • Where am I?
  •  Empathy (On-Going)
  • the last of the twelve sisters

[Brotherhood--Pemberontakan--Politik] Cover by Taterra_ Nera adalah anak yang tumbuh di lingkungan kriminal pinggiran kota. Keputusannya menyelamatkan seorang pria tua yang terkena luka tembak membawanya masuk ke dalam keluarga besar Dernatte. Alih-alih hidup tenang bergelimang harta, keterlibatannya dalam kasus pembunuhan yang dilakukannya untuk mendapat uang, justru menjerumuskannya dalam sebuah kasus pelik di antara keluarga, kemanusiaan dan keserakahan. Terlebih ketika dirinya harus berhadapan dengan seorang detektif jenius dan sekelompok teroris yang saling mengejar. Ketidak stabilan negara membuat segalanya makin kacau, terlalu banyak kepentingan, terlalu banyak keserakahan, hanya tinggal menunggu waktu hingga segalanya pecah berserakan. #WARNING! --Kata kasar --Konflik berat --Deskripsi eksplisit --Perilaku bullying parah

More details
WpActionLinkContent Guidelines