We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
aksararaska

aksararaska

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 1, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
Kata akan bermakna jika didengarkan oleh mereka yang mau berpikir dan mengerti. Kini sudah sulit menemukan seseorang yang bisa diajak bicara karena mereka tidak akan bisa benar-benar mengerti apa yang sebenernya terjadi. Lalu semua berubah ketika suatu hari aku berkenalan dengan Kundalini. Seorang perempuan bersuami TNI mengajarkannya padaku dan berhasil membuatku meninggalkan dunia ini, dan kembali. Apakah sekarang aku menjadi pribadi yang sama seperti dahulu? Ataukah ada entitas lain yang masuk kedalam tubuh ini. Apa yang sebenernya terjadi? Begitu banyak pertanyaan namun ads satu musuh yang jelas mengejar-ngejarku, yaitu Waktu. Waktu aku di dunia ini semakin berkurang, aku harus bisa bertahan hingga waktu yang ditentukan. Ini adalah perjalanan itu. Setiap manusia memilih dan memiliki jalannya masing-masing. Jika ada kesamaan atau kemiripan cerita ini, mungkin kita pernah berpapasan atau bersinggungan tanpa kita sadari.
All Rights Reserved
#172
sederhana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLara
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Ken Umang dalam cinta Ken Arok
  • • KECEWA ~
  • Difficult To Forget//kuroken
  • Di Antara Kenangan dan Waktu (On Going)
  • KinnVegas [Love Cousin]
CLara

Ada rahasia yang tak boleh diungkapkan. Ada luka yang tak bisa disembuhkan. Dan ada nama yang seharusnya tidak pernah disebutkan. Clara Clarisanjaya hadir sebagai sosok yang nyaris sempurna, cerdas, berprestasi, dan nyaris tak tersentuh. Namun, jika diperhatikan lebih saksama, ada sesuatu yang janggal. Senyum yang sekilas tampak hangat, nyatanya tak pernah benar-benar sampai ke matanya. Langkahnya selalu terukur, seolah sedang berusaha menghindari sesuatu. Hari-hari Clara berjalan seperti sebuah sandiwara yang telah lama ia hafalkan. Ia tidak memiliki banyak teman, tetapi bukan karena ia tak mampu bergaul, melainkan karena ia memilih untuk menjaga jarak. Bahkan dengan dua laki-laki yang jelas memiliki kemiripan dengannya. Mengapa mereka bersikap seolah tidak saling mengenal? Daren Aksaranda menyadari keanehan itu sejak hari pertama. Ada sesuatu dalam diri Clara yang menarik perhatiannya. Bukan karena parasnya, bukan pula karena kecerdasannya, melainkan sesuatu yang jauh lebih dalam. Tatapan kosong yang ia sembunyikan di balik kesan percaya diri, caranya menghindari orang-orang, serta tembok tak kasat mata yang ia bangun di sekelilingnya. Semakin Daren mendekat, semakin banyak hal yang terasa tidak masuk akal. Mengapa Clara bersikeras menghindari orang-orang? Apa yang ia sembunyikan dengan begitu rapi? Apa yang membuatnya selalu tampak seperti seseorang yang ingin ditemukan, tetapi sekaligus takut ditemukan? Dan yang paling penting... Jika kebenaran itu akhirnya terungkap, apakah semuanya masih bisa diperbaiki? Atau hanya akan berakhir sia-sia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines