Smartest Love

Smartest Love

  • WpView
    MGA BUMASA 1,219
  • WpVote
    Mga Boto 267
  • WpPart
    Mga Parte 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jun 21, 2018
"Tunggu aku sembilan tahun lagi!" Ucap Dira dengan nada tegas. Namun tetap saja, air mata Sialan itu keluar tanpa seizinnya. "Kenapa harus sembilan tahun?" Tanya seorang pemuda yang duduk di sebelahnya. "Karena gua suka angka sembilan.." Dira memaksakan senyumnya. "Cih! Sekarang aku benci angka sembilan!" Jawab pemuda itu malas. Tak ada balasan dari Dira. Ralat! Tepatnya, dia tak tahu harus beralasan apa lagi. Dia hanya merutuki dirinya saat ini. "Gak adil banget yah! Baru beberapa minggu kita kenal, kamu udah nyuruh aku nunggu selama itu.." pemuda itu mengacak rambutnya frustasi. Dira tak menjawab, berusaha menjernihkan fikiranya. Ya. Inilah yang terbaik. Untuk dirinya. Juga untuk pemuda di sampingnya. "Kita harus sukses!" THE SMARTEST LOVE Original story of Antarez_134340 Cover by Kuroki_lyre #Part_cewe
All Rights Reserved
#71
cita-cita
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Alfa & Luna (END)
  • LOVE STORY SAVA
  • Rasa Tanpa Suara
  • Perfect Queen
  • Wedding? (REVISI)
  • My Prince
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)
  • This is Not A Good Love Story [COMPLETED]
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • CINTA LOKASI

Dia terlalu memikat. membuat kaum hawa terjerat. bagaikan iblis penggoda, dia bagaikan magnet yang tak bisa di tolak. aura kekuasaan menguar pekat di tubuhnya. siapa yang akan sanggup menolak. " Kakak. kak Alfa" Seorang laki-laki dewasa yang terpaut tujuh tahun dengan sang gadis. menatap datar gadis bertubuh mungil didepannya. 'hn" Sang gadis memberungut kesal. mendapati respon datar dari kakaknya. " Luna mau kuliah" Alfa langsung menatap tajam gadis di depannya. membuat gadis itu menunduk takut. mendapati tatapan tajam yang dilayangkan Alfa padanya. "untuk apa kuliah" Luna menunduk sedih. sekelebat perasaan takut langsung menghinggapi hatinya. dia ingin kuliah. dia ingin jadi dokter. dia ingin mengobati yang sakit. kata mamanya dia bolleh jadi apa saja. kata papanya. dia pasti akan menjadi dokter yang baik. tapi kenapa kakaknya tidak mendukungnya. kenapa

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman