We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lie'l
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 2, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
Setiap hari Audi menjalani kegiatannya seperti biasa. Bersama laptop putihnya yang selalu menemani kesehariannya. Di dalam benda itu ia menuliskan cerita-cerita romantis yang dinantikan orang-orang dan ia rangkum ke dalam sebuah novel. Bahkan dirinya belum merasakan seperti apa itu cinta. Tapi, jari-jarinya itu dengan lihainya merangkai kata-kata manis yang selalu sukses membuat pembaca setianya berteriak histeris. Ya, benar. Sampai sekarang Audi belum pernah mengenal dan merasakan yang namanya cinta. Dulu, yang ada di otaknya hanya pendidikan. Bagaimana caranya dia bisa lulus sekolah dengan nilai bagus sehingga angka-angka itu bisa membantunya mendapatkan pekerjaan yang baik dan tidak perlu lagi menguras tenaganya hingga habis. Tapi itu dulu. Seekor anjing dengan tiba-tiba muncul di halaman rumahnya. Membuatnya tidak memiliki pilihan lain selain mengambil anjing itu untuk ia pelihara. Tapi, sejak itulah kisah baru Audi akan dimulai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • Permen Kaki Aya (Tamat) ✓
  • Menemukanmu
  • Kahfi dan Yumna
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Dosen Killer | END✔

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines