Rain-Dandelion

Rain-Dandelion

  • WpView
    Reads 341
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 12, 2020
Seri kedua dari Rain-a Letter Setelah pergi, yang kutemukan tinggal dua, ruang hampa di balik puisi dan rindu yang jadi air muka. Semua jadi kumpulan cara yang bersaing menyuruhku untuk pindah. Aku tetaplah aku yang telah meresapmu. Pindah pun dibawa angin terombang-ambing akan tetap jatuh sebagai aku yang sama di tempat lain. Yang beda hanya tempat. Perasaan tidak pernah tanggal.
All Rights Reserved
#174
kedua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rajutan Kalimat Rindu
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • En Rêve [COMPLETE]
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • PROSPECT HEART (End)
  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • Andai bisa
  • Rintik Rindu
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Memori (End)

Pada setiap kata yang kurangkai dalam catatan penuh kerinduan ini, entah mengapa ada banyak sekali "kamu" di dalamnya. Bagaimana aku dapat menulis sebanyak itu pun aku tak paham. Bagaimana rindu dapat hadir dalam setiap bayang-bayangmu yang semu pun aku tak tahu mengapa dapat kurangkai. Setiap kalimat rindu yang kurajut ini sengaja Ku buat agar kau paham dan mengerti. Agar kau dapat memahami dan mengetahui bahwa; aku rindu sebab aku peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines