Before You Speak

Before You Speak

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 12, 2018
Mungkin kita sering memendam perasaan kita. Terutama perasaan cinta. Ini cerita tentang seorang perempuan yang memendam perasaannya kepada seorang lelaki. Dia mencintai seluruh aspek di dalam lelaki ini. Namun, dia terlalu takut dan khawatir. Apabila dia menyatakan perasaannya, lelaki yang dia sukai malah akan menjauhinya. Dia takut jika lelaki yang dia suka tidak merasakan hal yang sama dengannya. Dan banyak masih banyak hal negatif yang dia pikirkan. Tapi, bagaimana jika lelaki yang dia suka merasakan apa yang sama dengannya? Jika iya, mengapa lelaki itu juga memendam perasaan seperti dirinya? Mungkinkah itu terjadi? Atau tidak? Entahlah, 'Iya' atau 'Tidak' yang akan menjadi jawabannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Till I Meet You
  • KEBAHAGIAAN DALAM MIMPI
  • Strong Girl Michella (END)
  • Just Friends (with benefit and love)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Loving in Silence [THE END]
  • Between Us : One Heart Two Stories [On Going]
  • Me,You and the story we went through.
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • It HURTS

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines