FOR YOU
  • WpView
    Reads 3,562
  • WpVote
    Votes 897
  • WpPart
    Parts 67
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 25, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Entah mengapa aku menuliskan tentangnya, tapi disini yang aku tahu ini adalah caraku untuk mengungkapkan perasaanku untuknya. Aku hanya pintar berkata - kata, tapi tak pintar untuk berterus terang padamu. Aku hanya pintar untuk menyembunyikan, tapi aku tak pandai untuk menunjukkan. Aku terlalu lemah untuk itu, aku hanya bisa sebatas diam, dan tak lebih. Kenangan itu pergi bersama kau yang meninggalkan tanpa jawaban. Dan rindu itu ada bersamaku, tanpa tahu bagaimana cara untuk mengobatinya. Kepergianmu dengan tiba - tiba menjadikan bumerang dalam hidupku. Aku hanya sanggup bertanya entah samapi kapan pertanyaan itu akan terjawab. Mungkin saat ini sang penumbuh rasa ingin menguji kesetiaanku. Aku hanya bisa menunggu perintah darimu untuk melupakanmu.Dan itu hanyalah bayangan dan hidup dalam angan - anganku. Aku menyebutnya " Senja Yang kehilangan Langitnya..." " Aku Senja dan Dia Langit"
All Rights Reserved
#8
mediakita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Belenggu Obsesi Langit
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Biarlah Waktu Yang Menjawab
  • ALLER
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • KATAJI
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Senja Yang Tak Kembali

INI CERITA KARYA IMAJINASI AKU SENDIRI. JADI, JIKALAU ADA NAMA, TEMPAT DAN LAIN SEBAGAINYA YANG SAMA MUNGKIN ITU HANYA KEBETULAN SAJA. KARNA CERITA INI BENER-BENER KARANGAN AKU SENDIRI. MOHON DILARANG UNTUK PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN!!! -------- "Sisi lain yang tersembunyi..." ___ Seperti halnya luka. Ketika kamu belum merasakan bahwa kamu terluka maka kamu tak akan tau betapa pedihnya yang dirasa dari luka itu sendiri. Tapi ketika kamu tau atau bahkan mulai menyadari, maka kamu akan mulai merasakan betapa pedihnya luka itu. Meski itu hanya luka kecil sekali pun. Ketika kamu butuh sosok seorang yang menyayangi dan mencintaimu dengan tulus, saat itu juga kamu akan merasakan betapa pahitnya rasa sayang dan juga cinta, Secara bersamaan. Kamu akan mengerti ketika semuanya telah hilang, ketika semuanya menganggap Kamu tak ada bahwa sesungguhnya kamu ada. Dan kamu hanya bisa diam dan menerima, walau semua itu menyakitkan sekalipun. Airmata juga sudah tak ada gunanya hanya untuk menangisi sesuatu yang sudah terjadi. Tapi, meskipun begitu. "Kenapa airmata ini selalu saja keluar tanpa aku minta?" "Saat aku ingin bertahan pun, rasanya itu semua akan sia-sia. Tak ada yang perlu dipertahankan jika nantinya akan berakhir menyakitkan." "Terlebih, jika harus merasakan yang tak seharusnya itu terjadi secara langsung didalam hidupku" "Tak ada yang perlu dikasihani, Karna aku tak butuh rasa kasihan itu. Dan tak ada yang perlu diprihatinkan, ketika semua yang aku rasa telah hilang..., dan..., mati!" Sungguh, betapa kejamnya takdir mempermainkannya. 🍁🍁🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines