Sang mawar merah

Sang mawar merah

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2020
Malam yang terlalu sunyi untuk sebuah nada yang aku mainkan. Melalui sebuah Gitar yang terbungkus di kamar tua ini. Mengingatkanku dengan Sepucuk mawar merah yang aku berikan di tahun lalu. Apa kabar hari itu? Masikah engkau melihatku? Apa mungkin kau melupakan nya? Atau mungkin kau memang benar-benar melupakan nya? Aku hanya ingin bertanya kepada sang mawar. Masikah engkau memekar? Apa mungkin sudah layu? Aku hanya ingin menanyakan kabarmu Sebab... Aku merindukanmu malam ini
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mellifluous ✔ [OPEN PO]
  • My Girls
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • About You [BKPP] [BxB]✔️[Complete]
  • Rindu suara badaimu dan Rindu senar gitarmu
  • Bramasta dan Nada Kehidupan (Segera di Revisi)
  • Say You Love Me Too
  • ✅️To Love With All Your Heart and Soul (EarthMix AU)
  • "Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda"

UNDER REVISION Berisik. Setiap sudut di dunia ini nyatanya begitu berisik. Kejahatan, kekerasan, penganiayaan, pengkhianatan serta isak tangis manusia yang kecewa dan putus asa ada dimana-mana. Bahkan, rumah yang seharusnya menjadi tempat paling tenang dan tempat paling aman, malah menjadi tempat paling gaduh dan terasa pengap seperti neraka---tempat pendosa-pendosa itu melolong. Melodi senar gitar yang mengudara menjadi tempat pelarianku dari hiruk pikuk dunia yang bising dan pikiran yang kian berdebat hebat. Duduk bersebelahan dengan saudara sambungku yang merupakan seorang tunanetra di bawah langit oranye sore hari. Sampai akhirnya, aku kehilangan tanganku dan berhenti memetik gitar. Saat itu, dunia seketika menjadi sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines