Story cover for The Missing Piece by iofetele
The Missing Piece
  • WpView
    Reads 14,725
  • WpVote
    Votes 894
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 14,725
  • WpVote
    Votes 894
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published May 02, 2018
This is an action with passioned romance story!


Pandanganku beralih pada seseorang yang terlihat berdiri di jalanan, tepat di depan hotel ini. Terlihat begitu jelas menatapku dengan begitu serius yang masih berdiri di dekat jendela kamarku yang berada di lantai dua. 

Aku akui, dia termasuk dalam golongan laki-laki yang sangat menarik gadis mana saja di luar sana, termasuk aku, namun aku melihat ada sesuatu yang berbeda di wajah tampannya itu dan sayangnya, aku tidak tahu apa itu. Wajah dinginnya terlihat begitu jelas sekarang.

Entah apa yang terjadi, aku tersenyum begitu saja padanya, walau hanya wajah dinginnya yang terlihat yang masih menatapku tanpa beralih sedikitpun.

"Hai, apa yang kamu lihat?" ucap laki-laki yang tiba-tiba menghampirinya, "let's go, Theo," lanjut laki-laki itu.

"Tidak ada," suara laki-laki tampan juga dingin itu kepada, ya, aku bisa mengatakan temannya, "let's go," lanjutnya dengan tatapan yang tidak beralih dariku hingga dia melangkah pergi dan hanya punggungnya yang sekarang terlihat olehku.

Tatapanku masih sama, masih melihat laki-laki itu, Theo, temannya memanggilnya dengan nama itu. Baru beberapa langkah yang diambilnya, dia menoleh ke arahku, 'run' mungkin itu kata yang dia ucapkan dari gerakan bibirnya yang masih terlihat jelas olehku.
All Rights Reserved
Sign up to add The Missing Piece to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
SECRET  by shintyasiregar
81 parts Complete
gadis periang yg super jail berambut pirang berkulit putih dengan polesan lipbalm dibibirnya kini sedang duduk dibangku kelasnya, menundukkan kepalanya namanya shintya allexi, panggil aja shintya. kini ia menguap tanpa disadari sahabat karibnya sedang memotret raut wajahnya yg masih keliatan ngantuk berat dengan gaya mulut yg ngangak membentuk huruf O "eh lu apaan sih de, ih ngeselin banget tau gak" teriak shintya yg langsung menutup mulutnya sambil ngejar dea sahabat dari smpnya mereka emang kayak tom and jerry dan terkadang sedekat nadi, udah kayak kakaadek, emakanak. sampai semua orang iri melihat persahabatan mereka "wlee sini kejar gue kalau bisa" dea menjulurkan lidahnya bukan shintya namanya kalau mudah menyerah "tau ah. males gue liat lu" shintya duduk dibangku yang ada dilapangan sekolah barunya itu sambil melipat tangannya didada dengan muka ngambek "yah lu gitu aja marah kayak kak ros aja deh lu" kata dea menghampiri shintya dea meletakan handphonenya di saku, saat dea memperbaiki tali sepatunya yang lepas, saat itu lah shintya kesempatan ngambil handphonenya kemudian menghapus fotonya dengan sigap "ahelah lu pura-pura ya kutu kumpret sialan lu ah" kata dea sembari menggelitik leher shintya yg gak bisa disentuh karna dia mudah kegelikan "ampun de ampunnn.." pinta shintya yang terus berusaha melepas genggaman dea tanpa disadari seorang cowok melihat aksi kedua sahabat itu sambil tersenyum tipis, sepertinya itu abang kelas shintya dan dea . . hayy gimana dengan prolognya? kira kira siapa ya cowok itu dan apa yang terjadi selanjutnya ikutin terus yaaa ceritanya, semoga suka:) Btw ini cerita pertama aku😋 📌instagram: @lara_dulu
The Enemy in My Bed - #hackerseries 2.0 [✅] 🔚 by iofetele
60 parts Complete
Sebagian besar part diunplublis untuk kepentingan penerbitan ________________ This is a SEQUEL of "Are You a Criminl?" ACTION - ROMANCE (ekstrim) _________________ "John." "John." "Bantu aku mengangkatnya." Sayub-sayub aku mendengar kalimat itu. Suara lembut, juga, ya, sexy, dan aku baru pertama kali mendengar suara yang begitu memikat itu. Sepertinya dia cantik, mungkin sangat cantik. "Cepatlah, aku tidak dapat menahan tubuhnya lagi." Kini, nada suara yang begitu khawatir, sangat khawatir kembali terdengar. Oh God, siapa yang begitu mengkhawatirkanku selain keluargaku? Siappun dia, aku yakin dia dewi penolongku malam ini. Sekali, dua kali aku merasakan dadaku ditekan. Entah berapa kali hingga cairan bening keluar dari mulutku. Perlahan oxygen kembali memasuki hidungku hingga ke paru-paruku. Belum ada apapun atau siapapun yang aku lihat, mataku masih terpejam dengan sempurna, namun aku yakin pendengaranku bekerja dengan baik sekarang. Dan suara lembut juga sexy yang beberapa kali aku dengar adalah nyata. "C'mond c'mond c'mond. Bernapaslah." Kini, tangan lembut itu menepuk-nepuk pipiku, sesekali menekan rahangku. Sekali, dua kali mataku mulai mengerjab-ngerjab hingga terbuka dengan sempurna. Bloody h*ll, she's so beautiful. "Thank God," ucap gadis itu dengan senyum. Bukan hanya suara, bibir yang bergerak pelan, tepat di depanku itu, juga terlihat begitu sexy. Baru kusadari kepalaku berada di pangkuannya, tubuhku juga pakaianku begitu basah dan aku masih terbaring tanpa tenaga sedikitpun. Sama sepertiku, tubuh juga pakainannya basah kuyub. Okay, wajah cantik itu menunduk, begitu dekat dengan wajahku, sepuluh senti meter, mungkin. Oh God, jangan katakan dia salah satu malaikat cantik yang menjemput nyawaku, yang telah mambawaku ke surga. Namun, semua ini terasa begitu nyata. "Is this heaven?" tanpa sadar aku bergumam. Dalam detik yang sama, tawa kecilnya mulai terdengar. For God sake, siapa makhluk cantik ini?
DEAR YOU... by widyarain
34 parts Complete
Aku sedang kesal. Engga, bukan kesal gara gara ngga dikasih uang jajan atau dibatasi penggunaan ATM. Yang benar saja, memangnya aku pernah punya masalah dengan keuangan? Aku cuman kesal sama seseorang sampai sampai rasanya aku ingin menyantetnya dengan kejam. Omong omong, namaku Alunan Sendu, dan nggak perlu mikirin panggilan aneh aneh karena aku biasa dipanggil Luna.Belum cukup direcoki dengan dua temen garis miring tuyul paling merepotkan, datang lagi spesies baru yang menyebalkan dalam hidupku. Yang lebih menyebalkan, dia mengaku ngaku bisa melihat hantu. Kenapa? Itu memang menyebalkan kan? Bayangin aja kalo kamu lagi marah marah terus tiba tiba dikasih tahu ada cewek berambut panjang yang berusaha mencekikmu dari belakang. Yah, tapi ketimbang itu, aku lebih mengkhawatirkan oknum misterius yang menyerang teman temanku secara acak dan meninggalkannya dengan luka luka parah di tempat tak terduga saat kami menikmati liburan sekolah. Yep. Lagi lagi aku terlibat kasus beginian. Tentu saja aku harus menyingkap identitas si pelaku, agar target penyerangan tidak bertambah dan teman temanku tidak akan menjadi korban selanjutnya. Setelah itu.... Tunggu! Apa tidak salah? Kenapa si spesies indigo pengganggu itu termasuk target selanjutnya? ••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• Menyajikan sisi gelap dari kisah cinta masa SMA Selami kelamnya hawa nafsu manusia Buku Kedua DarkLove Series, Dear You...
Come Back to Me (Completed) by Stenograff
3 parts Complete
Siang itu cerah. Tak ada setitik awanpun disana. Pandangannya teralih, dan jatuh pada seorang pria yang baru datang dari parkiran. Tinggi, dan putih. Tipe idealnya. Tak lama, wajah kaku itu berhias senyum sinis. Matanya mengikuti kemanapun pria itu pergi. Sudah lama Zania memperhatikan pria di bawah sana. Namanya Vian mahasiswa jurusan musik. Awalnya dia pikir pria itu masuk dalam tipe idealnya. Tapi tidak! Pria itu tengil, menyebalkan dan sering menggunakan bahasa antah berantah yang Zania sendiri tak tau apa maksudnya. Satu lagi, pria itu tak punya otak. Kelakuannya yang sembrono dan tak pernah serius benar-benar membuat gadis itu ilfell. "Woy! Disini lagi? Jangan-jangan lo cucunya setan penunggu jembatan ini!" Suara seorang pria mengusik telinganya. Membuat gadis itu mau tak mau harus menengok. Vian. Seperti tebakannya. Tak ada orang lain yang lebih nggak jelas dari pria di hadapannya sekarang. Bukan spacenya untuk meladeni pria macam ini. Gadis itu berbalik, lalu beranjak pergi. "Woy! Gue ngomong sama lo kali! Bukan sama balkon" teriak pria itu menghentikan langkah Zania "Mending lo ngomong sama balkon aja. Mungkin dia lebih paham bahasa planet lo" ucap gadis itu tanpa menoleh. Hanya sebentar, lalu segera kembali berjalan. Vian hanya tersenyum masam. Terus memperhatikan punggung gadis itu yang mulai menghilang. * * * Tanpa di duga, sebuah hari tiba. Memutar balikkan persepsi gadis itu tentang seorang Vian. Gadis itu jatuh cinta terlalu dalam. Sampai saat masa lalunya kembali datang. Mengacaukan kisah cintanya yang sekarang.
You may also like
Slide 1 of 10
Yours - Completed cover
Disguise Of A Girl Into A Boy cover
Blunder #0 [BELUM REVISI] cover
Arga Dirgantara (END) cover
[ END ] Broken Shadow cover
Are You Happy? (complete) cover
SECRET  cover
The Enemy in My Bed - #hackerseries 2.0 [✅] 🔚 cover
DEAR YOU... cover
Come Back to Me (Completed) cover

Yours - Completed

88 parts Complete

Gak suka? Gak usah mampir. Sorry, gak butuh silent readers. [Follow dulu baru baca.] [SELESAI] Dua sejoli yang awalnya saling membenci dan ingin menjauh, pada akhirnya juga...Saling takut kehilangan. Bagaimana dengan kisah cinta mereka?