Waiting Forty Nine

Waiting Forty Nine

  • WpView
    Membaca 1,733
  • WpVote
    Vote 176
  • WpPart
    Bab 33
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 30, 2019
Rinai terlibat dalam mitos pasangan di tangga ke 49. Sikap semena-mena Argan menjadikan posisinya sebagai ketua kelas untuk membuat Rinai menuruti kemauannya hingga mereka terjebak dalam sebuah proyek pensi. Di sisi lain ada Reski yang selalu mengawasi gerak-gerik mereka bagai sang singa yang menerawang dibalik rumput liar. Seorang phobia hujan yang punya kenangan buruk tentangnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • KAK Senior
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • PATAH HATI DI TITIK NOL
  • Imaginary Boyfriend
  • All About You [END]
  • Day Of The Dead
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Young Marriage
  • Satu Atap, Satu Hati

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan