Waiting Forty Nine

Waiting Forty Nine

  • WpView
    GELESEN 1,733
  • WpVote
    Stimmen 176
  • WpPart
    Teile 33
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Juni 30, 2019
Rinai terlibat dalam mitos pasangan di tangga ke 49. Sikap semena-mena Argan menjadikan posisinya sebagai ketua kelas untuk membuat Rinai menuruti kemauannya hingga mereka terjebak dalam sebuah proyek pensi. Di sisi lain ada Reski yang selalu mengawasi gerak-gerik mereka bagai sang singa yang menerawang dibalik rumput liar. Seorang phobia hujan yang punya kenangan buruk tentangnya.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • All About You [END]
  • MY UNKNOWN BOY-FRIEND
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Kelas A [End]
  • RAINKA - SUDAH TERBIT
  • Young Marriage
  • CHANGE FUTURE - JENRINA & JAEMINJEONG
  • The Beauty Inside(Complete)
  • PATAH HATI DI TITIK NOL
  • TENTANG KAU DAN HUJAN //✔

Hidup dengan bergelimang harta tak selamanya membuat seseorang bahagia. Itulah yang dirasakan oleh Andra Bharata. Terlahir dari keluarga kaya tak lantas membuat pemuda berusia 18 tahun itu bahagia. Ayah dan ibunya bercerai saat ia masih kecil. Permasalahan keluarga Bharata yang cukup pelik membuat hubungan Andra dan sang ayah, Arga Bharata, seperti orang asing. Setelah kedua orang tuanya bercerai, Andra tinggal bersama kakek dan neneknya. Ketika Andra duduk di bangku SMP, sang nenek meninggal. Lalu, disusul sang kakek yang meninggal saat Andra hendak naik ke kelas 12 SMA. Sang ayah yang kini telah memiliki keluarga baru, tak bisa mengajak Andra tinggal bersama. Oleh sebab itu, Andra tinggal seorang diri di sebuah apartemen mewah milik mendiang sang kakek. Keadaan tersebut membuat Andra merasa hidup sebagai yatim piatu sekalipun kedua orang tuanya masih hidup. Berbeda dengan Andra. Windy Aryani adalah seorang gadis yang cantik dan cerdas. Berkat kecerdasannya, Windy masuk jajaran murid terbaik SMA Adhyaksa yang merupakan sekolah elite dan unggulan. Gadis berambut sebahu itu berasal dari keluarga sederhana yang harmonis. Sejak kecil, Windy hidup dengan berlimpah kasih sayang. Terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan, Windy bertekad untuk menjadi sukses demi membahagiakan dan membanggakan kedua orang tuanya. Oleh karenanya, gadis itu belajar keras agar bisa menggapai cita-cita dan mengangkat derajat orang tuanya. Windy dan Andra menjadi teman satu kelompok untuk menaikkan nilai rata-rata kelas yang tidak seimbang. Banyak menghabiskan waktu belajar bersama, Andra dan Windy perlahan jadi dekat dan mulai memahami keadaan satu sama lain. Kehidupan keduanya yang sangat berbeda menjadikan mereka belajar, bahwa hidup ini tak bisa sepenuhnya dinilai dari materi. Kadang, seseorang yang hidupnya tampak bahagia, belum tentu benar-benar bahagia. Begitu juga sebaliknya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien