Rinduuu... ya aku merindukannya, hanya bisa melihatnya dari sebuah upload-an foto diinstagramnya. entah aku tidak berani mengungkapkan ini, aku takut mengganggu bahkan meresahkannya
rindu ini mengacaukan pikiranku, ingin sekali menghabiskan waktu dengannya seperti dahulu. namun sekarang rasanya tidak mungkin, melihat insta storynya bahagia pun sudah cukup bagi ku.
"kenapa kita bisa sejauh ini? " ,
"apa kamu sudah tidak membutuhkan aku? " banyak sekali pertanyaan yang ingin aku lontarkan kepadanya. aaah! kesal sekali aku, ingin sekali rasanya marah. air mataku pun jatuh ke pelipih sesekali aku mengingatnya.
sudah lama sekali aku tidak mendengar keluhan mu, sedih rasanya sudah tidak dibutuhkan olehmu. kau slalu menganggap aku lah orang pertama yang akan mendengar keluhanmu dan membantu kesulitanmu, tapi itu hanya duhulu.
dulu kita pernah berbincang akan masuk universitas yang sama, tapi takdir berkehendak lain. kau harus menopang beban hidup keluargamu diusiamu yang sangat muda, ingin sekali rasanya aku membantumu tapi apa dayaku.. ? aku hanya seorang mahasiswa yang uang jajanpun masih mendapatkan dari orangtua.
aku harus melawan Ego-ku merindukanmu! karna bukan menjauhlah yang ingin kau lakukan kepadaku tetapi takdir yang membuatmu menjadi tulang punggung keluargamu dan mengabaikanku sahabatmu...
All Rights Reserved