Story cover for BRAMA by Nhurulyamini
BRAMA
  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 03, 2018
Matahari hampir terbenam menyisahkan warna yang indah, namun tidak ada di antara mereka beranjak meninggalkan tempat itu. 

"kamu tau kalau aku suka sama seseorang?" tanya Auliah dan laki-laki itu hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. 

"tapi kamu tau siapa orang itu?" lagi-lagi laki-laki itu hanya menggelengkan kepalanya.

"Dia selalu memasang muka datarnya jika berhadapan dengan ku, tetapi dia sangat baik kepadaku, dia selalu ada di saat aku sedih, kadang aku gemas saat dia menjawab pertanyaan ku hanya dengan satu kata atau dengan anggukan dan gelengan kepalanya. Dan ya, itu semua membuat ku mencintainya walau aku tau dia tidak mencintai ku. Aku sangat berharap bisa melelehkan es yang berada pada dirinya. Tetapi, harapanku hancur saat aku melihat bekuan es yang melekat pada dirinya telah dilelehkan oleh orang lain, bukan aku. Mulai saat itu aku berhenti untuk mengejarnya,  aku hanya berharap dia bisa tertawa dengan lepas walaupun bukan bersamaku." pernyataan Auliah membuat lelaki itu menatap Auliah dengan pandangan bersalah. 

"Hari ini aku akan pergi ke Singapura, kerumah Nenek. aku akan lama disana, aku tidak tau kapan aku akan kembali ke sini. Mungkin aku akan menetap disana karena aku sudah tidak punya alasan untuk menatap disini, lelaki yang ku cintai tidak pernah memandang ku sedikitpun." ujar Auliah 

"Dan satu lagi, aku mencintaimu. Mungkin ini terdengar gila tapi sungguh aku mencintaimu." lanjutnya 

Auliah meninggalkan tempat itu bersamaan dengan air mata yang kembali menetes di kedua pelupuk mata Auliah, tidak terhitung berapa banyak air mata yang telah keluar dari kedua mata Auliah selama ia mengenal Brama. Yah, lelaki itu adalah Brama Anggarta Sanjaya. 








1 DECEMBER 2018
All Rights Reserved
Sign up to add BRAMA to your library and receive updates
or
#4brama
Content Guidelines
You may also like
Aku, Kamu dan Hujan by IinRosdianaRosdiana
9 parts Complete Mature
Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283
Mahligai Sunyi by AetherSerl
28 parts Complete Mature
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
You may also like
Slide 1 of 9
When Mr. Bossy Falling In Love cover
Aku, Kamu dan Hujan cover
Ex or New? [REVISI] cover
JATUH CINTA SETELAH MENIKAH cover
Butterfly Effect cover
Mahligai Sunyi cover
aza  cover
Nabasthalassa  cover
Sampai Kita Jadian - Love on Repeat cover

When Mr. Bossy Falling In Love

11 parts Complete Mature

Ketika sedang asyik menonton konser dan teringat akan tas jingjing kecil yang dibawa raib dari tangan, seketika itupula sosok di samping menjadi tertuduh. Adu mulutpun terjadi sehingga memancing semua orang menyaksikan, eh ternyata tas yang dicari tepat berada di bawah kaki gadis itu. Detik selanjutnya gadis itu tersenyum kaku dan kabur seketika itu pula karena merasa amat malu. Dan siapa sangka sosok yang dituduhnya telah mencuri tasnya itu satu kampus walau beda jurusan dengannya. Yang paling menyebalkan sosok itu ternyata preman kampus, bodohnya dia tak mengenali. Bagaimana caranya kabur saat tak sengaja bertemu dengannya? Dan bagaimana caranya menghindar ketika sosok itu mulai penasaran bahkan jatuh cinta padanya, bahkan memaksanya untuk mencintai balik? "Enggak, lo itu gak suka sama gwe, elo cuma mau bales dendam kan gara-gara gwe tuduh nyopet?" Teriak gadis itu "Kita liat saja nanti" sosok itu memperlihatkan senyum misteriusnya.