Qoute

Qoute

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Sun, May 20, 2018
Kadang kata-kata terucap tanpa sebab, hanya karena perasaan yang ingin berucap.
All Rights Reserved
#917
teenlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lovely Husband [END]
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • [BL] Duyung Kecil Milik Laksamana (END)
  • The Villainess (End)
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • ZEAREI [PERJODOHAN]
  • Bad Duda [END]
  • [BL]Jamur omega yang Imut(END)
  • SePaTu || Sebelas IPS Satu ( JenoKarina )
  • BABY BOY (21+) TAMAT

"Mas kenapa nggak bilang aku cantik?" Daffa yang sedang mengeluarkan pakaian dari mesin cuci berhenti sejenak, melirik Aira dan bertanya, "kenapa emangnya?" "Kalau Mama bersin, Papa selalu nyahut 'bersin aja kamu tuh cantik, Ay.' Mas nggak mau kayak Papa juga. So sweet, lho." "Oh," respon Daffa lalu kembali pada kegiatan awalnya seperti tidak peduli. Rasanya Aira pengin teriak-teriak memaki Daffa yang hidupnya lempeng saja seperti tidak ada keinginan untuk menyenangkan istrinya. Normalnya suami orang itu memuji kecantikan istri, ini Daffa punya istri secantik Aira malah acuh, cenderung tidak peduli. Benar-benar Daffa ini menguji kesabaran Aira. Tapi, selang beberapa detik, Daffa kembali bersuara, "nggak bersin aja kamu tuh cantik, Ra." Rank 04 #Realita (07/07/2021) Rank 08 #Indonesiamembaca (17/07/2021) Rank 01 #Indonesia (04/08/2021) Rank 01 #Jodoh (28/09/2021)

More details
WpActionLinkContent Guidelines