Saudade
  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 9, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Suka sama orang? itu pilihan Sayang sama orang? itu perasaan Perasaan yang kita sendiri gabisa milih untuk siapa rasa itu kita simpan. -Kevin Alexander- Gimana sih rasanya bertahan melihat orang yang kita cintai menangis karena orang lain? Bertahan disaat orang yang kita sayangi menangis karena seseorang, padahal tanpa ia sadar di samping nya kini ada seseorang yang mampu menyanyangi nya tulus. Sakit kan? ini lah yang Kevin rasain ketika ia mulai sadar bahwa ia sudah mencintai seseorang yang hatinya entah untuk siapa. "Karena persahabatan antara cowok dan cewek itu ga pernah ada! Pasti salah satunya ada yang menyimpan rasa. "
All Rights Reserved
#2
imyours
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • New Universe : Transmigration
  • Antara Nada dan Lensa
  • ON SIGHT (Completed)
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • THE CLIMB [Completed]
  • LOVE DISTENY
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Bukan Sekedar Kagum

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines