Story cover for Saudade by PavitaPavita8
Saudade
  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 03, 2018
Suka sama orang? itu pilihan
Sayang sama orang?  itu perasaan
Perasaan yang kita sendiri gabisa milih untuk siapa rasa itu kita simpan. 

-Kevin Alexander-
Gimana sih rasanya bertahan melihat orang yang kita cintai menangis karena orang lain? Bertahan disaat orang yang kita sayangi menangis karena seseorang, padahal tanpa ia sadar di samping nya kini ada seseorang yang mampu menyanyangi nya tulus. Sakit kan?  ini lah yang Kevin rasain ketika ia mulai sadar bahwa ia sudah mencintai seseorang yang hatinya entah untuk siapa. 

"Karena persahabatan antara cowok dan cewek itu ga pernah ada! Pasti salah satunya ada yang menyimpan rasa. "
All Rights Reserved
Sign up to add Saudade to your library and receive updates
or
#9protect
Content Guidelines
You may also like
New Universe : Transmigration by xyjaeva
52 parts Complete
Sequel Book Saranjana "Ini akhirnya? Serius mati cuma gara-gara ke tabrak delman? Yaudah lah, semoga ketemu Haechan. Maaf Bunda, Ayah, Jisung, abang nyusul Haechan." "Kalo mati bakal ketemu Yeji sama mama gapapa di gue, asal gak kepleset ke neraka aja." "Gue baru dapet gelar Dokter loh, masa iya keburu mati woi?! Eh tapi juga bakal ketemu mamah papah sama Bang Jae Kembar, gapapalah." "Lah? Beneran mati? Kok simpel banget? Minimal yang estetik lah anjir? Mati ketabrak delman? Kalo bus atau truk mah wajar, bisa nyampe isekai, lah ini? Hadeh, Capek banget begeteh." "Tuh delman beneran gue sumpahin, gue jadi ovt, gue yang dosanya bejibun gak bakal pindah ke neraka kan? Eh tapi banyakan dosa si Sunwoo elah." - 7 tahun berlalu setelah 5 barudak memilih pergi meninggalkan Bumi Bandung, Indonesia dan menjalani jalan hidup masing-masing. Mereka pun berkumpul kembali dengan kisah hidup baru. Namun belum sempat memulai lembaran baru di buku lama, buku baru pun tiba-tiba dimulai. Inilah series baru dari Saranjana. Bagaimana, kalian siap dengan kehidupan mereka berlima di dunia isekai? Apakah mereka bisa kembali pulang? Ataukah tinggal di sana? Apakah kalian penasaran bagaimana kelima Barudak Jamet yang terbiasa hidup di dunia modern yang selalu hobi ngereog dan ga tahu malu, tiba-tiba masuk isekai dan menjalani hidup di sana? Kira-kira seberapa toxic dan tantrumnya ya mereka?? Ikuti perjalanan Jaemin, Hyunjin, Sunwoo, Jeno, dan Eric di book kedua ini! Warn! - NOT BL! Mohon jangan dikaitkan dengan LGBT, tidak ada unsur romance sama sekali - Terispirasi dari beberapa alur manhwa - Toxic yang terselip maupun kesalahan nama - Menggunakan bahasa baku, tapi juga non baku diwaktu tertentu - Semua nama di sini adalah milik agensi - Menggunakan kosakata asing maupun daerah yang terselip Start : 12 Maret 2024 End : 19 Desember 2024
Antara Nada dan Lensa by Nhunuzee_
33 parts Ongoing
Kanaya Elvaretta Maheswari tampak bahagia dengan pacarnya, Raynand Atharazka Wiratama gitaris berbakat sekaligus anak band yang dingin di depan semua orang, tapi selalu hangat untuknya. Namun, di balik senyumnya, Kanaya masih menyimpan bayangan dari masa lalu. Elvano Nathanael Wiranatha, cinta pertamanya yang kini hanya menyisakan kenangan pahit. Kecelakaan yang menimpa mereka di masa lalu menghancurkan Nathan dalam banyak cara membuatnya kehilangan senyum, menjauhi dunia, dan memendam luka yang tak pernah ia tunjukkan. Kini, Nathan bukan hanya seorang mahasiswa jurnalistik yang bekerja sambil kuliah, tetapi juga pria yang berusaha bertahan di tengah kepingan dirinya yang telah hancur. Saat Kanaya, Raynand, dan Nathan kembali bertemu dalam satu panggung kehidupan, kenangan lama yang telah dikubur perlahan muncul kembali. Kanaya berusaha meyakinkan diri bahwa Ray adalah pilihannya, tapi mengapa setiap kali melihat Nathan, hatinya masih terasa sesak? Ray, yang menyadari kegelisahan Kanaya, mulai mempertanyakan tempatnya dalam hati gadis itu. Apakah ia hanya pelarian? Ataukah ia cukup kuat untuk menahan Kanaya tetap di sisinya? Di sisi lain, Nathan berusaha menjauh, tapi tak bisa membohongi dirinya sendiri bahwa Kanaya tetap menjadi satu-satunya cahaya dalam dunianya yang gelap. Di antara melodi yang mengiringi kisah mereka, lensa kamera yang mengabadikan setiap perasaan, serta kata-kata yang tak pernah terucap, siapa yang benar-benar akan bertahan, dan siapa yang harus merelakan? Tema : Cinta pertama vs cinta yang sekarang, healing, kehilangan, musik, dan fotografi
You may also like
Slide 1 of 9
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
New Universe : Transmigration cover
LOVE DISTENY cover
Menunggu Senja (Selesai) cover
Destiny said. {BERSAMBUNG} cover
Bukan Sekedar Kagum cover
IGNITES  cover
Isabell cover
Antara Nada dan Lensa cover

Antara dosa dan Cinta Pertama

7 parts Ongoing Mature

Cinta pertama tidak pernah sederhana. Dua hati yang bertemu membawa kisah yang berbeda, dengan luka dan harapan yang saling bercampur. Ia tak pernah menyangka bahwa cinta bisa datang begitu tiba-tiba-di tempat yang bahkan tak pernah iaharapkan. semuanya dimulai dari senyuman yang awalnya tak berarti, hingga kata-kata yang terus melekat di hati. Tapi di balik keindahannya, cinta pertama ini mengajarkan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya: perasaan takut, sakit, dan kebingungan yang bercampur jadi satu. perasaan yang tumbuh perlahan, melawan ketidakpastian dan rasa takut yang belum pernah ia kenal. Di satu sisi, dia bertanya-tanya, "Apakah cinta ini adalah berkah atau justru sebuah ujian yang akan melukai hati kami berdua?" Di sisi lain, ada hati yang mencoba mencintai dengan tulus, meski bayangan masa lalu masih membekas. Dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah cinta ini akan benar-benar yang terakhir? Atau hanya sebuah cerita singkat yang akan berakhir tanpa jawaban?". Namun cinta bukan hanya soal perasaan, tetapi juga keputusan. Keputusan untuk bertahan, melepaskan, atau memperjuangkan sesuatu yang mungkin tidak lagi sama. Ini adalah kisah dua orang yang mencoba mencari arti dari cinta, harapan, dan kehilangan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya mengajarkan mereka tentang cinta, tetapi juga tentang diri mereka sendiri.