Kembali Mencintaimu...

Kembali Mencintaimu...

  • WpView
    LETTURE 150
  • WpVote
    Voti 13
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, ago 14, 2019
Aku mencintaimu, kusampaikan padamu kau menolak meskipun ku tahu kau begitu. Aku tetap bertahan pada apa yang kuyakini padamu, tentang cinta dan pengharapan. Dalam perjalananku, ku dapati seorang wanita yang mengharapkan aku padanya, ku terima dan kami bersama. Namun salahkah aku, jika rasaku padamu lebih besar dibandingkan padanya??? Haruskah aku melepasnya dan tetap menantikammu seperti dulu dalam pertemuan-pertemuan kita ku menaruh harapan padamu??? Salahkah aku jika aku melepaskan nya,hanya saja sayangnya dia masuk dalam alur kita dan mengambil peran, hingga aku sulit untuk memutuskan harus apa aku??? Kemanakah kisah kita tertuju??? Akankah ku kembali padamu??? Kembali mencintaimu. . .
Tutti i diritti riservati
#677
kenyataan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Cempaka Terakhir ✔
  • When Love is Breaking
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Nuginara [END]
  • Should be Remember
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • You're Here, But Not For Me

Aku sudah berusaha untuk menutup seluruh hatiku. Aku tidak ingin ada yang mengisi ruang kosong di sini. Karena aku lelah, aku takut. Sudah cukup hal yang pernah menimpaku menjadikanku pribadi yang hancur. Aku tahu bagaimana rasanya disakiti. Aku tahu bagaimana rasanya dikhianati. Aku tahu bagaimana rasanya ketika kehilangan. Aku berhasil menjaga hatiku tetap kosong sampai hari itu tiba. Hari di mana aku bertemu dengannya. Orang yang terus mengusik pikiranku. Orang yang perlahan-lahan mengisi kekosongan di hatiku. Pemilik mata itu. Pemilik senyuman itu. Ah bisa gila aku hanya karenanya. Aku tahu perasaan apa ini. Meski aku terlambat untuk sadar. Aku menyesal untuk keterlambatan ini. Karena ia tang melihatku sepenuhnya, mungkin melirik saja ia tidak. Ia mengagumi orang lain. Aku sadar aku salah. Tuhan, bantu aku. Aku tak ingin hal yang sama terulang kembali. Aku hanya ingin meraih cinta sejatiku. Aku harap rasa ini hanya untuk sementara. AKU HARAP. Aku masih terlalu takut, Tuhan. *Update tiap hari

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti