We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tetap Optimis

Tetap Optimis

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jan 29, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Ku awali pagi ini dengan penuh semangat. Ada suasana baru yang ku jalani hari ini. Aku duduk di depan sebuah bangunan berdinding warna silver, nampak begitu kokoh dan bersih. Tiap-tiap sudut ruangan terkonsep begitu rapi. Lebih luas dari bangunan sebelumnya Ini yang kusebut suasana baru hari ini. Pertama kalinya aku menempati bangunan ini yg baru beberapa bulan berhasil diselesaikan. Bangunan sebelumnya bukan lagi milik kami karna memang dasarnya tercipta bukan untuk kami. Itu hanya sebagai tempat persinggahan sebelum gedung khusus Kebidanan terselesaikan dengan sempurnah selama kurang lebih 1 tahun setengah. Ada rasa senang karna akhirnya gedung yang selama ini hanya bisa kupandangi selama proses pembuatannya bisa juga aku nikmati walau mungkin hanya tinggal setahun saja. Sempat pesimis, mungkin aku tak sempat melepas canda tawa, penat, kesal, dan semua keluh kesah kami di gedung ini. Tapi hari ini aku tidak jadi pesimis. Yanhy SilverQueen Jumat, 04 Mei 2018
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • ALVIN (On Going)
  • MIDDLE NIGHT II : The curse of the great kingdom [ON GOING]
  • Who Is Called A Bird?!
  • Transmigrasi Ayne
  • Self Injury's(complete)✔
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄�𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Janji Biru dalam Mawar Biru
  • Maybe It's You(?)
  • {Hiatus} A Veteran Soldier Went To Another World And Became A [Ruler]

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

More details
WpActionLinkContent Guidelines